Gubernur Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Lampung

31

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Atas nama Gubernur Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Marindo Kurniawan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan dua pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, berlangsung di Ruang Rapat Utama, Rabu (6/8/2025).

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 800.1.3.3/4096/VI.04/2025 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai negeri sipil dalam dan dari jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Keputusan tersebut ditetapkan di Bandar Lampung pada 5 Agustus 2025 oleh Gubernur Lampung.

Adapun dua pejabat yang dilantik yaitu Elvira Umihanni, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, dilantik menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung. Kemudian Bani Ispriyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas KPTPH Provinsi Lampung, dilantik menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.

Dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan, Gubernur mengucapkan selamat kepada dua pejabat yang baru dilantik. Gubernur menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak pada rakyat.

Dia juga meminta agar kedua pejabat tersebut terus berakselerasi dalam mendukung pencapaian program pembangunan daerah.

“Saya berharap saudara-saudara yang dilantik hari ini dapat segera bekerja, dan menyumbangkan gagasan serta inovasi yang solutif,” harap Gubernur.

Sebagaimana diketahui, Provinsi Lampung dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Produksi komoditas utama seperti padi, jagung, singkong, dan kopi telah menjadi andalan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi sumber penghidupan masyarakat Lampung, khususnya para petani.

Gubernur menegaskan bahwa Provinsi Lampung harus menjadi daerah yang mampu mengelola produksi pertanian secara terpadu, berkelanjutan, dan berorientasi pada nilai tambah, dari sektor primer ke industri pengolahan.

“Inilah kunci untuk menciptakan kesejahteraan petani sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkeadilan,” ungkap Gubernur.

Gubernur meyakini, jika sektor pertanian dikelola dengan tepat, maka yang tercapai bukan hanya peningkatan produksi, tetapi juga peningkatan pendapatan petani, perluasan lapangan kerja, serta penurunan angka kemiskinan di desa-desa.

“Pertumbuhan ekonomi yang kita harapkan bukanlah sekadar angka statistik, tapi pertumbuhan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat bawah. Dan itu hanya bisa dicapai bila fondasinya kuat, dan fondasi kita adalah pertanian serta petani yang sejahtera,” pungkas Gubernur. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda