Gubernur Lampung Audiensi dengan Menkes, Bahas Percepatan Layanan Kesehatan Daerah

43

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama para kepala daerah dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung melakukan audiensi strategis dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Pertemuan penting ini juga dihadiri oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, serta sejumlah pejabat tinggi termasuk direktur jenderal di lingkungan Kemenkes.

Mendampingi Gubernur Lampung, turut hadir para bupati yakni Bupati Lampung Selatan Radityo Egi, Bupati Lampung Timur Ella Siti Nuryamah, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Bupati Tanggamus Saleh Asnawi, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, dan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur dan para bupati menyampaikan langsung berbagai persoalan krusial dalam pelayanan kesehatan di daerah. Masalah utama yang dibahas mencakup keterbatasan tenaga medis, minimnya dokter spesialis, hingga kondisi infrastruktur kesehatan yang belum memadai.

“Kami menyampaikan kebutuhan nyata di daerah, dari tenaga dokter, spesialis, hingga alat kesehatan dan bangunan yang layak. Harapan kami, semua ini bisa dijawab dalam bentuk kebijakan nasional,” ujar Gubernur Mirza.

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menegaskan, bahwa hasil audiensi sangat positif dan konkret. Pemerintah pusat melalui Kemenkes siap mendukung percepatan layanan kesehatan di Lampung.

“Ada tiga langkah strategis yang tengah disiapkan dalam bentuk Instruksi Presiden (Inpres),” ungkap Marindo.

Ketiga Inpres tersebut meliputi:

1.Inpres Pemenuhan SDM Kesehatan
Fokus pada pengadaan dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis, dengan melibatkan lulusan dari putra-putri daerah agar bisa kembali mengabdi di kampung halamannya.

2.Inpres Renovasi dan Pengembangan Fasilitas Kesehatan
Menyasar rumah sakit, puskesmas, hingga pustu, terutama di wilayah yang masih minim sarana prasarana dasar kesehatan.

3.Bantuan Peralatan dan Sarpras Kesehatan
Dukungan alat kesehatan akan difokuskan pada peningkatan layanan untuk penyakit KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi) yang menjadi beban utama sistem kesehatan nasional.

“Ini langkah nyata. Pertemuan ini bukan sekadar simbolik. Ada komitmen konkret pemerintah pusat untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan di Lampung,” tegas Marindo.

Gubernur Lampung juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kemenkes, atas respon cepat dan terbuka terhadap aspirasi daerah.

“Kami optimistis, dengan kolaborasi ini, derajat kesehatan masyarakat Lampung akan meningkat. Ini perjuangan untuk hak dasar rakyat,” tutup Gubernur Mirza. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda