Disnaker Lampung Bekerjasama dengan Balai K3 Bandung Laksanakan Seminar Layanan Uji K3

72

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Balai K3 Provinsi Lampung melaksanakan seminar layanan uji keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Lampung tahun 2023, Rabu (8/3/2023).

Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama pemerintah pusat (Balai K3 Bandung) dengan Balai K3 Provinsi Lampung.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu, sesuai dengan peranan dan kedudukan tenaga kerja, diperlukan perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk tenaga kerja di lingkungan kerjanya. Karena perlindungan K3 merupakan hal yang wajib, bahkan mutlak untuk dipenuhi dan dilaksanakan dalam mewujudkan amanah peraturan perundangan-undangan.

“Dengan adanya seminar hari ini, para pelaku usaha, baik tenaga kerja semakin meningkatkan kualitas tenaga kerja dan peran sertanya dalam pembangunan serta peningkatan perlindungan tenaga kerja sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan,” ujar Agus.

“Berkenaan dengan sanksi, telah diatur dalam Permanaker No.05 Tahun 2018 tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan kerjanya,” terang dia.

Perlu diketahui, tempat kerja merupakan tiap ruangan/lapangan tertutup atau terbuka, bergerak atau tetap. Dimana tenaga kerja bekerja atau sering dimasuki tenaga kerja untuk keperluan suatu usaha, atau dimana terdapat sumber-sumber bahaya termasuk sumua ruangan, lapangan, halaman/sekelilingnya yang merupakan bagian-bagian yang berhubungan dengan tenaga kerja.

“Untuk itu penyelenggara usaha dan/atau kegiatan harus menjamin dan memastikan tempatnya bekerja tidak berpotensi atau sudah dilakukan upaya pencegahan bahaya di tempat kerja. Keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja merupakan segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan serta kesehatan tenaga kerja melalui pengendalian lingkungan kerja dan penerapan hygiene sanitasi di tempat kerja,” paparnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala UPTD Balai K3 Bandung Provinsi Jawa Barat, Muhammad Imran dan 100 orang peserta dari perwakilan perusahaan. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda