Di Tengah Pemulihan Bencana, Tapsel Gelar Panen Raya Jagung

38

TAPANULI SELATAN, BERITAANDA – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Jafar Syahbuddin Ritonga menghadiri panen raya jagung serentak kuartal I yang digelar di Desa Bagas Lombang, Kecamatan Sipirok, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional tahun 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa panen raya jagung tidak hanya bermakna sebagai aktivitas pertanian, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan daerah di tengah proses pemulihan pascabencana alam yang melanda sebagian besar wilayah Tapsel.

“Momentum ini merupakan simbol kebangkitan kita di tengah bencana yang baru-baru ini terjadi. Hari ini kita mulai menatap masa depan dengan penuh optimisme,” ujarnya.

Jafar Syahbuddin mengungkapkan bahwa dari total 15 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan, sebelumnya 13 kecamatan terdampak bencana alam.

Namun, pada pekan lalu satu kecamatan kembali terdampak, yakni Kecamatan Sipirok Dolok Hole (SDH), sehingga jumlah kecamatan terdampak menjadi 14 kecamatan. Berdasarkan data terakhir, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut mencapai 95 orang.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan saat ini telah memasuki fase pemulihan yang dilakukan secara paralel, termasuk penyiapan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak.

Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Polri atas terselenggaranya panen raya jagung serentak tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu membangkitkan kembali semangat dan energi masyarakat dalam membangun daerah.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat Tapsel. Kita akan menatap tahun 2026 dengan optimisme dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” tambahnya.

Sementara itu, Wakapolres Tapsel Kompol Muslim Amin menyampaikan bahwa panen raya jagung merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.

“Kegiatan ini merupakan wujud peran aktif Polri dalam mendukung ketersediaan pangan. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, program ketahanan pangan menjadi salah satu bentuk kerja nyata Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian pangan.

“Kami berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan dan ketahanan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Tapsel,” pungkas Wakapolres.

Panen raya jagung serentak ini turut dihadiri Danyon C Brimob Kompol Zaenal Muhlisin, perwakilan Kejaksaan Negeri Tapsel, Pejabat Utama (PJU) Polres, Kapolsek Sipirok, Kepala Bulog, Kepala BPS, Camat Sipirok, Danramil Sipirok, Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda