Dari Presiden Hingga NGO, Ini Penjelasan Bupati Tapsel Soal Derasnya Bantuan

18
Momen saat kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto (kiri) yang disambut oleh Bupati Tapanuli Selatan. Gus Irawan Pasaribu (kanan) pascabencana.di Kabupaten Tapanuli Selatan.

TAPANULI SELATAN, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, memaparkan alasan dibalik derasnya bantuan yang mengalir ke Kabupaten Tapsel pasca bencana banjir bandang akhir tahun lalu.

Menurutnya, kehadiran pejabat tinggi negara hingga lembaga kemanusiaan internasional tidak terlepas dari kerja berbasis data yang selama ini menjadi fondasi penanganan bencana di daerah tersebut.

Dalam keterangannya kepada media, Rabu (1/4/2026), Gus Irawan menjelaskan langkah-langkah strategis yang ditempuh pemerintah daerah dalam mengakses bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi.

Ia menyebut upaya tersebut menjadi faktor penting yang mendorong kunjungan Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, BNPB, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, serta berbagai NGO ke Tapsel.

“Perhatian, dorongan, dan pendampingan dari BNPB sangat besar, termasuk dari Gubernur Sumut. Bahkan Presiden Prabowo turut mengikuti pergantian malam tahun baru di Batang Toru, Tapsel,” ujarnya.

Pernyataan itu sekaligus menjadi respons atas apresiasi yang sebelumnya disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat menyerahkan 120 unit hunian tetap di Desa Hapesong, pekan lalu.

Gus Irawan menegaskan bahwa kehadiran negara dalam penanganan bencana di Tapsel sangat nyata. Intensitas kunjungan pejabat pusat merupakan bentuk pengecekan langsung atas data dan kondisi lapangan yang telah disiapkan pemerintah daerah.

“Negara menyiapkan dana siap pakai, tetapi untuk mengaksesnya harus dengan data yang terverifikasi dan tervalidasi. Tidak bisa sekadar permintaan,” tegasnya.

Gus Irawan menambahkan, semangat pemerintah daerah dalam bekerja tidak boleh kalah dari pihak luar yang datang membantu, seperti kementerian dan NGO.

“Kalau orang mau membantu, semangat kita harus dua kali lipat dari mereka. Tanggung jawab terbesar ada di daerah,” imbuhnya.

Menurut Bupati, koordinasi dengan Mendagri Tito Karnavian berlangsung sangat intens, terutama pada masa awal bencana. Hampir setiap hari dilakukan rapat virtual untuk menyelaraskan data dan langkah di lapangan.

“Pak Mendagri selalu mengingatkan soal data. Kesungguhannya luar biasa. Kunjungan beliau ke Tapsel sudah tak terhitung. Demikian pula Menteri PUPR yang bahkan datang pada hari libur dan hari besar,” kata Gus Irawan.

Bupati juga menyoroti kontribusi besar Yayasan Buddha Tzu Chi yang membantu pembangunan 227 unit hunian tetap. Keterlibatan lembaga tersebut tidak lepas dari fasilitasi Menteri PKP Maruarar Sirait.

“Sejak awal bencana, Pak Menteri Maruarar sudah mengajak kita zoom meeting dan melibatkan banyak kementerian. Bantuan dari Buddha Tzu Chi sangat membantu percepatan pemulihan,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai reformasi pendataan di Tapsel, Gus Irawan menuturkan bahwa ia turun langsung hingga tingkat dusun untuk memastikan seluruh data warga terdampak tercatat secara akurat.

“Semakin cepat data masuk, semakin cepat pula negara hadir. Setelah bantuan turun, kita verifikasi lagi ke lapangan untuk memastikan tepat sasaran,” tegasnya.

Mantan Dirut PT Bank Sumut sekaligus mantan Anggota DPR RI tersebut mengingatkan bahwa penyimpangan bantuan merupakan tindak pidana.

“Saya sudah wanti-wanti sejak awal. Penyimpangan data minor pasti ada, tetapi akan kita verifikasi pada tahap berikutnya,” ungkapnya.

Gus Irawan merinci bahwa total hunian tetap (huntap) yang akan diterima masyarakat mencapai 1.801 unit. Jumlah itu terdiri dari 200 unit huntap insitu, 133 eksitu mandiri, 1.444 terpusat, serta tambahan 24 unit berdasarkan pemutakhiran data terbaru.

“Progres pembangunan terus berjalan hingga seluruh warga terdampak memperoleh hunian tetap, termasuk bantuan stimulan untuk perbaikan rumah rusak berat,” pungkasnya. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda