Cegah Radikal dan Terorisme di Kalangan Pelajar, IPNU dan IPPNU Gelar Dialog Kebangsaan

264
Para narasumber memberikan paparan dalam dialog yang digelar IPNU dan IPPNU Sekadau. (BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Di tengah imbauan social distancing yang disebabkan merebaknya penyebaran virus corona (Covid-19) di seluruh wilayah Indonesia. Organisasi Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Perempuan Nahdatul Ulama (IPPNU) digandeng Forum Peduli Ibu Pertiwi (FPIP) Kalimantan Barat mengadakan dialog interaktif.

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Literasi Digital Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme di Kalangan Pemuda’ ini digelar di Radio Dermaga, dihadiri sejumlah unsur seperti Kejaksaan Negeri, Kepolisian Resor Sekadau, Kesbangpol, PCNU, KONI serta panitia kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, paparan demi paparan disampaikan para narasumber terkait hal – hal yang berpotensi menimbulkan sikap radikalisme dan terorisme di kalangan remaja di Kabupaten Sekadau.

“Pada dasarnya radikalisme tidak terkait dengan agama, namun lebih pada idologi dan politik,” jelas Kejari Sekadau Andri Irawan SH.MH dalam dialog tersebut, Jumat (27/3/2020).

Dikatakan Andri, radikalisme adalah embrio dari terorisme yang dalam aplikasinya menggunakan cara – cara ekstrim. Sedangkan strategi pemerintah mencegah radikalisme, dikatakan Kejari, adalah dengan melakukan kontra radikalisasi dan deradiakalisasi.

Sementara itu, IPTU Masdar selaku Kasat Binmas Polres Sekadau mengaku telah beberapa kali mengadakan kegiatan bersama PCNU dan Kejaksaan dalam menangkal radikalisme dan terorisme di Kabupaten Sekadau.

“Para pelajar merupakan kaum yang rentan akan masuknya paham radikalisme dan terorisme. Kepolisian Resor Sekadau tetap mendukung dan bersama pemerintah kabupaten, serta ormas di masyarakat tetap mewaspadai paham radikalisme dan terorisme,” papar Masdar.

Masdar mengimbau kepada para remaja maupun ormas, ntuk bersama – sama memerangi paham radikal dan terorisme yang dalam pelaksanaannya membutuhkan peran semua pihak.

“Di Kabupaten Sekadau belum ditemukan paham radikalisme dan terorisme. Meski demikian, diajak kepada semua pihak untuk memerangi embrio terorisme dan radikalisme,” tukasnya.

Berbagai hal terkait radikalisme dan terorisme disampaikan para narasumber dalam kegiatan itu, yang juga disiarkan secara langsung oleh Radio Dermaga. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda