Bupati Tapsel, PTPN IV dan Andy Noya Tinjau Progres Relokasi Korban Bencana

32
Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu (kiri) bersama Tokoh Publik, Andy F. Noya (kanan).

TAPANULI SELATAN, BERITAANDA – Upaya pemulihan pasca bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terus berjalan. Pada Selasa (27/1/2026), Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu bersama Direktur Utama PTPN IV, Jatmiko Krisna Sentosa, dan tokoh publik Andy F. Noya (Kick Andy) meninjau langsung progres pembangunan hunian tetap (huntap) serta kegiatan pemulihan sosial di Dusun Tamandari, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gus Irawan menyampaikan apresiasi mendalam kepada PTPN IV yang sejak hari pertama bencana telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa keberadaan PTPN IV yang berbatasan langsung dengan banyak desa di Tapsel menjadikan peran perusahaan sangat penting, khususnya dalam penanganan pengungsian.

“Terima kasih Pak Dirut PTPN IV. Ini dukungan yang luar biasa. Sejak awal kejadian, masyarakat kami yang mengungsi banyak ditampung di rumah-rumah karyawan PTPN. Ini sangat membantu kami di masa-masa sulit,” ungkap Bupati.

Dalam pemaparannya, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah bersama PTPN IV telah menyiapkan sejumlah lahan relokasi bagi warga terdampak bencana.

Di kawasan Hapesong, disediakan lahan sekitar 15 hektare untuk pembangunan 245 unit hunian sementara (huntara) serta perencanaan 700 unit hunian tetap (huntap). Selain itu, PTPN IV juga menyiapkan 5 hektare lahan tambahan untuk pembangunan 214 unit huntap yang akan menampung warga dari Dusun Simatohir dan Dusun Lobu Uhom.

Di Kebun Marpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, perusahaan menyediakan lahan seluas 5 hektare untuk relokasi 186 kepala keluarga. Totalnya, sekitar 30 hektare lahan PTPN IV dialokasikan khusus untuk mendukung pemukiman kembali korban bencana.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan huntap merupakan bukti kuatnya semangat gotong royong berbagai pihak. Yayasan Buddha Tzu Chi berperan dalam pembangunan fisik, PTPN IV menyediakan lahan, dan gagasan program diwujudkan melalui Kementerian PUPR.

“Ini contoh nyata gotong royong. Total 15 kecamatan di Tapsel, dan 14 di antaranya terdampak bencana. Berkat budaya Dalihan Natolu dan semangat kebersamaan, masyarakat Tapsel bisa bangkit dan saling menguatkan,” ujarnya.

Direktur Utama PTPN IV, Jatmiko Krisna Sentosa menegaskan, bahwa kehadiran PTPN IV di tengah situasi krisis merupakan bentuk tanggung jawab moral perusahaan.

“Tanpa komando pun, teman-teman kami langsung bergerak sejak hari pertama. Karena kami sadar, saat negara dan masyarakat membutuhkan, kami harus hadir,” ucapnya.

Tokoh kemanusiaan Andy F. Noya yang turut hadir mengatakan bahwa kedatangannya bertujuan memastikan bantuan dan proses pemulihan berjalan sesuai komitmen. Ia memuji kekuatan gotong royong masyarakat Tapsel yang menurutnya menjadi kunci percepatan pemulihan.

“Apa yang saya lihat di sini adalah keindonesiaan yang luar biasa. Gotong royong terasa, adat istiadat berjalan. Kami dari benihbaik.com dan PTPN IV akan terus mendukung, bukan hanya pemulihan fisik, tetapi juga psikologis, pendidikan anak-anak, hingga pemberdayaan ekonomi,” katanya.

Rombongan kemudian meninjau Pondok Rangkul (Posko Hapesong) yang menjadi pusat kegiatan pendampingan trauma dan pembelajaran anak-anak. Di tempat ini, berbagai program pemulihan dilaksanakan, mulai dari dukungan psikososial, pembagian perlengkapan sekolah, penyediaan makanan bergizi, hingga penguatan keterampilan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati kembali memastikan bahwa relokasi warga Dusun Lobu Uhom, Panobasan Lombang, dan Aek Rambangan telah disepakati.

Sebanyak 134 unit huntara telah dibangun untuk tahap awal, sementara 214 unit huntap menjadi target berikutnya. Pemerintah juga menyiapkan pembangunan sekolah pengganti di area relokasi.

“Masyarakat kami di sini beragam latar belakang, Batak, Jawa, Nias, namun semua menyatu dalam semangat kebersamaan. Terima kasih kepada PTPN IV yang sejak awal hadir mendampingi,” ujar Bupati.

Kunjungan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, camat, kepala desa, relawan, tenaga pendidik, serta perwakilan TNI-Polri. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan kuatnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, komunitas kemanusiaan, dan masyarakat dalam membangun kembali harapan pascabencana.

Dengan sinergi yang terjalin, pemulihan di Tapsel diharapkan dapat berlangsung lebih cepat serta memberikan kenyamanan hunian yang lebih layak bagi seluruh korban bencana. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda