Bupati Jarot Winarno Serahkan Barang Operasi Pasar

177

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.PH menyerahkan secara simbolis barang operasi pasar (OP) kepada para lurah di Kecamatan Sintang, Rabu (22/4/2020), bertempat di halaman Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang.

Menurut Jarot, hal yang paling nampak saat ini ialah wabah Covid-19 yang berdampak pada sektor ekonomi.

“Dari sisi ekonomi banyak yang kita tanggulangi, seperti pemberian potongan biaya sewa kios sebesar 50 persen, kemudian pemasangan baru PDAM digratiskan, ada pemotongan lagi untuk usaha kelas atas sebesar 20 persen. Kita sudah minta kepada masyarakat perbankan untuk melakukan relaksasi hutang, serta menjadwalkan kembali hutang, jangan sampai masyarakat ditagih debt collector,” ucapnya.

Jadi, lanjut Jarot, dengan adanya wabah Covid-19 yang berdampak pada sektor ekonomi, Pemerintah Kabupaten Sintang tak tutup mata bagi masyarakat yang kurang mampu. Salah satunya kita mengadakan pasar murah.

“Bagi kelurahan dan desa yang belum mendapatkan bantuan tentu nanti kita harus bagi ratakan, semua ini diperuntukkan bagi keluarga yang kurang mampu, dengan harga komoditi yang murah tentu semuanya mau. Tapi kita atur dengan sebaik-baiknya, jangan sampai ada tumpang tindih,” sambungnya.

Jarot meminta kepada para lurah dan kepala desa di Kecamatan Sintang untuk dapat mencatat nama dan alamat bagi keluarga yang terdampak dari Covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang, Sudirman mengatakan, tujuan dilaksanakannya operasi pasar ini untuk menangani dampak ekonomi.

“Operasi pasai ini merupakan salah satu kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Sintang dalam rangka menangani dampak ekonomi Covid-19, yang juga merupakan lanjutan dari kegiatan yang dilakukan oleh wakil bupati di daerah perbatasan,” kata Sudirman.

Sudirman menjelaskan, ada empat komoditas yang akan dilakukan pada operasi pasar dengan sasaran Kelurahan yang ada di Kecamatan Sintang.

“Komoditasnya yakni gula pasir yang dijual dengan harga Rp15.000 perkilogram, kemudian bawang putih dijual dengan harga Rp40.000 perkilogram, bawang merah dijual dengan harga Rp35.000 perkilogram, dan telur dijual dengan harga Rp1.300 perbutir, dengan 10 kelurahan yang ada di Kecamatan Sintang,” jelas dia.

Selain itu juga, sambung Sudirman, ada bantuan dari Kementerian Perdagangan yang diberikan kepada UKM di Sintang. Bantuan tersebut berupa gerobak dan kotak pendingin yang ditujukan kepada para pelaku usaha di Sintang.

“Terkhusus untuk kotak pendingin diberikan kepada pedagang ikan di Pasar Junjung Buih Sintang, kemudian untuk gerobak diberikan kepada pedagang bakso yang melakukan aktivitas usaha di Kota Sintang,” tambahnya. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda