Bulog Bangun Gudang Pangan di Muara Enim, Target Operasional Desember 2026

9

MUARA ENIM, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama Perum Bulog resmi menandatangani dokumen hibah penyediaan infrastruktur pascapanen di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (9/4/2026).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Muara Enim H. Edison SH M.Hum bersama Direktur SDM dan Umum/Transformasi Perum Bulog, Prof. Sudarsono Hardjosoekarto. Kesepakatan serupa juga dilakukan oleh Kabupaten Empat Lawang dan Banyuasin.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa hibah lahan seluas 3 hektare di Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, akan dimanfaatkan untuk pembangunan gudang Bulog. Menurutnya, keberadaan gudang ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di Bumi Serasan Sekundang sekaligus menjaga stabilitas harga hasil panen.

Ia menjelaskan, gudang Bulog nantinya akan berfungsi sebagai pusat penyimpanan cadangan pangan serta lumbung strategis daerah. Dengan adanya fasilitas ini, gabah dan jagung hasil panen diharapkan dapat terserap secara maksimal, sehingga petani tidak dirugikan saat panen raya. Gudang tersebut juga akan mendukung program MEMBARA (Muara Enim Beras Murah) guna memperlancar distribusi sembako murah bagi masyarakat.

Bupati menambahkan, produksi padi di Muara Enim pada tahun 2025 mencapai 206.211,43 ton gabah kering panen (GKP) atau setara 113.089 ton beras. Namun, sebagian besar hasil panen masih harus dikirim ke gudang Bulog di Kabupaten Lahat. Kondisi ini menyebabkan meningkatnya biaya pengangkutan dan belum optimalnya serapan gabah. Dengan adanya gudang baru, sistem logistik pangan diharapkan menjadi lebih efisien.

Selain itu, pembangunan gudang Bulog juga ditujukan untuk mendukung pengendalian inflasi daerah. Ia menyebutkan, inflasi Muara Enim per Maret 2026 tercatat sebesar 3,49 persen, turun 1,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan adanya buffer stok beras dan komoditas pangan, harga kebutuhan pokok diharapkan lebih stabil di pasaran.

Sementara itu, Prof. Sudarsono menuturkan bahwa setelah penandatanganan ini, akan dilakukan tahap persiapan, kajian, serta pemilihan konsultan pelaksana sebelum konstruksi dimulai. Ia menargetkan, pada Desember 2026 gudang Bulog di Muara Enim sudah rampung dan siap diserahterimakan untuk operasional penuh. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda