Bulan Januari-April, Lebih 17 Ribu Hektare Padi Dipanen Petani Sekadau

190
Hamparan padi sawah di Sekadau yang menjadi tumpuan petani. (BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Wabah virus Covid-19 masih melanda Indonesia sampai dengan saat ini, serta beberapa sektor kehidupan masyarakat mulai terdampak. Meski demikian, kondisi pertanian di Kabupaten Sekadau Provinsi Kalbar sampai saat ini masih tetap bertahan.

“Sejak Januari sampai dengan April sudah panen padi petani kita,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Perkebunan (DK3P) Kabupaten Sekadau, Ir. Sarifudin, Selasa (28/4/2020).

Terhitung di bulan Januari sampai dengan April ini, seluas 17.878 haktare lahan pertanian telah melaksanakan panen padi.

Adapun rincianya, di bulan Januari seluas 2.261 haktare lahan pertanian padi berhasil dipanen. Bulan Februari, meningkat ke angka 8.319 haktare lahan yang dipanen. Naik ke bulan Maret seluas 6,481 haktare lahan, dan di bulan April ini ada 817 haktare lahan.

“Memang setiap bulan tidak semua kecamatan ada yang panen, hanya di beberapa kecamatan, baik padi sawah maupun padi pertanian konvensional,” sambung Sarifudin.

Kami berharap, dalam kondisi wabah saat ini agar beras hasil panen padi petani tidak dijual keluar. Petani disarankan lebih memprioritaskan untuk kecukupan beras di keluarga masing-masing untuk sementara waktu.

“Beras merupakan kebutuhan pokok, jika beras sudah ada, petani tinggal mencari tambahan lauk dan sayur. Bahkan sekarang sayur sawi kampung sudah petani jual ke pasaran,” beber Sarif. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda