Bantah Kelangkaan Bahan Pokok, Petugas Gabungan Pantau Stok di Gudang

197
Pengecekan stok bahan pokok di beberapa gudang dalam Kota Sekadau Hilir oleh petugas gabungan, Jumaat (15/5/2020) pagi. (BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Sejumlah petugas lintas instansi pemerintah daerah dan Kepolisian Resor Sekadau melaksanakan pemantauan kondisi pasokan kebutuhan pokok di beberapa distributor dalam Kota Sekadau Hilir.

Dari beberapa gudang, didapati pasokan meningkat jelang hari raya Idul Fitri.

“Kita dapat pasokan, lumayan lancar lah dikirim dari Pontianak,” ujar Henki, pemilik gudang di Jalan Merdeka Barat saat disidak petugas, Jumat (15/5/2020).

Di gudang ini sudah masuk pasokan gula sebanyak 19 ton, beras 2 ton, 330 ikat telur, 50 karung kacang tanah dan 25 karung kacang hijau.

Demikian juga ketersediaan sembako yang ada di distributor Kapuas Sentosa. Sang pemilik mengaku telah menerima pasokan gula sebanyak 18 ton, beras 13 ton, terigu 5,6 ton dan margarin 40 dus.

“Datangya pekan ini, nanti jelang hari raya bisa bertambah pasokan,” ungkap Ahong, pemilik gudang.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan melalui Kepala Bidang Perdagangan, Jihon mengaskan, bahwa sampai saat ini tidak ada kelangkaan pasokan sembako di Kabupaten Sekadau.

“Kita lihat langsung ke gudang. Jadi kalau ada statement yang bilang ada kelangkaan, itu belum bisa dibenarkan. Kami yang cek langsung ke lapangan,” ungkap Jihon.

Bahkan menurut Jihon, pasokan sembako ke Kabupaten Sekadau di tingkat distributor masih dalam kondisi banyak, dikarenakan mulai meningkatnya permintaan konsumen di tingkat pedagang jelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Dijelaskan Jihon lagi, pasokan sembako kepada distributor di Kabupaten Sekadau diyakini lancar bilamana arus transportasi tidak terhambat oleh berbagai faktor jelang hari besar keagamaan dan dalam suasana wabah Covid-19.

“Untuk pasar murah jelang lebaran ditiadakan, hal ini merujuk pada prtokol kesehatan, maklumat Kapolri dan imbauan Bupati Sekadau yang tidak diperbolehkan adanya kegiatan bersifat pengumpulan massa untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19,” beber dia.

Pihaknya berharap kepada pedagang tidak melakukan pengambilan keuntungan yang berlebihan dalam situasi Covid-19 saat ini dan menjelang hari raya Idul Fitri.

“Kami tetap melakukan pemantauan, rutinitas pengecekan ketersedian barang di gudang, serta harga kebutuhan pokok setiap pekan,” tutup Jihon.

Pantauan ketersedian bahan pokok ini dipimpin Jihon selaku Kabid Perdagangan dan diikuti petugas perdagangan serta Plt Kasi Distribusi dan Cadangan Pangan Sri Seniarni, SP, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, serta Kanit Ekonomi Sat Intelkam Kepolisian Resor Sekadau.

Dalam pantauan ini, terhitung tujuh gudang distributor sembako bersakala besar di Kabupaten Sekadau yang disidak petugas. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda