Anggota DPR RI Komisi III Berkunjung ke Sergai, Bahas Keindahan Pulau Berhala

404

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman dan Wabup H. Darma Wijaya, SE sambut kedatangan kunjungan anggota DPR RI Komisi III HM. Husni, SE, MM, bertempat di aula Tengku Rizal Nurdin komplek kantor bupati setempat, Selasa (10/3/2020).

Bupati mengatakan bahwa Kabupaten Sergai Tanah Bertuah Negeri Beradat memiliki 1 pulau terluar yaitu Pulau Berhala, yang terdapat di Kecamatan Tanjung Beringin. Pulau ini berbatasan langsung dengan Selat Malaka, secara geografis berada pada posisi 3 derjad 46′ 38” lintang utara dan 99 derjat 30′ 03″ bujur timur dengan luas total kurang lebih 46,75 hektare.

Berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah nasional atau RPJMN, teknokratik Pulau Berhala merupakan salah satu diantara pulau-pulau kecil terluar yang merupakan lokasi prioritas (lokpri) untuk tahun 2020-2024. Pulau Berhala sebelah utara berbatasan dengan Selat Malaka, dan sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Sei Rampah. Sedangkan sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Teluk Mengkudu, serta sebelah timur berbatasan dengan Selat Malaka dan Kecamatan Bandar Khalifah.

Sedangkan permasalahan yang dihadapi dalam membangun Pulau Berhala, lanjut bupati, yaitu pertama kondisi pos pengamanan kurang memadai, kedua kondisi fisik dermaga sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak atau rusak berat, serta yang ketiga kondisi pelabuhan dan dermaga di Tanjung Beringin kurang layak, keempat pendangkalan akibat sedimentasi yang cukup tinggi di pelabuhan atau Dermaga Tanjung Beringin, dan yang kelima sarana transportasi laut yang tidak memadai, sarana air bersih yang kurang memadai, lampu penerangan dan sumber listrik yang juga kurang memadai.

“Kondisi sarana prasarana konservasi penyu perlu direhabilitasi, serta tidak adanya fasilitas komunikasi atau internet, serta yang terakhir peningkatan kualitas SDM perbatasan wawasan bela Negara,” jelas bupati.

“Dengan adanya Peraturan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai Nomor 12 Tahun 2006 tentang pengelolaan Pulau Berhala sebagai kawasan eco marine tourism atau wisata bahari berwawasan lingkungan, prospek pariwisata Pulau Berhala punya potensi yang tinggi,” tambah dia.

Wabup Darma Wijaya juga menyebutkan, Pulau Berhala memiliki keragaman yang sangat unik.

“Saya secara pribadi berkunjung dan bermalam di sana mendapatkan hal-hal yang sangat menarik, mulai dari hal mistis hingga melihat angin puting beliung yang mengelilingi Pulau Berhala, kesemua itu merupakan pengalaman yang tak terlupakan,” kata dia.

“Sebuah hal yang menarik juga bisa kita temui di Pulau Berhala, yaitu melihat penyu-penyu berkembang biak. Perkembangbiakan penyu sangat susah dijumpai, melihat penyu yang bertelur itu merupakan kesan yang sangat menarik. Selain itu, keindahan Pulau Berhala sangat memanjakan mata, pantai yang bersih membuat kita enggan untuk beranjak pulang dari Pulau Berhala,” terang dia lagi.

Sedangkan HM Husni menjelaskan, jika pemerintah daerah dengan pemerintah pusat bersinergi, maka apa yang berat akan menjadi ringan, dan apa yang dirasa sulit maka akan menjadi mudah.

“Banyak hal yang bisa dilakukan di Pulau Berhala, sebab tempat ini memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan menjadi objek wisata. Untuk itu jika kita bekerja, bersinergi, semua memberikan apresiasi dan dukungan, mudah-mudahan apa yang menjadi cita-cita masyarakat Sergai cepat terwujud,” jelas dia.

Terkait dengan pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan akan dipusatkan di Pulau Berhala ini, kata dia, merupakan suatu kerja yang cukup luar biasa dari Pemkab Sergai dan Provinsi Sumut.

“Jika kita berhasil dalam membangun Pulau Berhala, hal ini merupakan buah tangan yang kita tinggalkan untuk anak cucu para generasi penerus bangsa,” pungkas dia.

Usai menerima kunjungan, Wabup Sergai H. Darma Wijaya bersama anggota DPR RI Komisi III HM Husni, Dandim 0204 DS, mewakili Kapolres Sergai, mewakili Kajari Sergai, Ketua DPRD Sergai, anggota DPRD Sergai, dan para Kepala OPD meninjau Desa Bagan Kuala yang merupakan desa perbatasan RI. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda