Al-Asy’ari: Selama Deru Stay On The Track, Mari Kita Dukung Bersama

162

PALEMBANG, BERITAANDA – Terkait penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan, sejauh ini banyak sekali menuai pro dan kontra dari berbagai masyarakat terhadap kinerja Gubernur Sumsel Herman Deru. Dari kaum pemuda ada yang sangat yakin dan percaya bahwa langkah Deru dalam penanganan Covid-19 di Sumsel sudah tepat.

Abul Hasan Al-Asy’ari, mantan aktivis mahasiswa yang juga pembina organisasi di salah satu daerah di Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2020), memberikan pandangan dan statement tegas dalam mengapresiasi kinerja Gubernur Herman Deru dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Sumatera Selatan.

Menurutnya, terbukti dengan beberapa langkah dan gerakan yang telah dilakukan oleh gubernur hingga ia mendapatkan predikat masuk 7 besar sebagai kepala daerah terbaik dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Bahkan, Kemendagri pun memberikan prestasi kepada Sumsel sebagai percontohan nasional dalam upaya pemutusan mata rantai Covid-19 di Sumatera Selatan.

“Komunikasi dan koordinasi yang baik kepada pemkot/pemkab se-Sumatera Selatan telah Deru lakukan. Bahkan sampai pada puncak keseriusan pemprov dalam penanganan kasus Covid-19, beliau tetap berdiskusi dan menerima masukan dari walikota dan bupati dibawah kepemimpinannya,” ujar pemuda yang biasa disapa Ari itu.

“Alhasil, penetapan PSBB yang diajukan oleh Pemkot Palembang dan Prabumulih melalui pemprov, kemudian telah disepakati oleh Deru dan sudah disetujui oleh Kemenkes RI untuk pemberlakuan PSBB di dua kota tersebut,” tambah Ari.

Ini merupakan langkah terbaik untuk kondisi saat ini, mengingat belum singnifikannya angka penurunan kasus Covid-19 di Sumsel. Kata Ari lagi, lalu tidak ada kata terlambat untuk memberikan sebuah solusi, tentu berbagai alasan dan pertimbangan yang matang sehingga muncul kebijakan tentang penerapan PSBB di Sumsel.

Dalam mengantisipasi masuknya Covid-19 di Sumsel, pemprov sudah berupaya semaksimal mungkin untuk tanggulanginya.

“Upaya sudah dilakukan Pemprov Sumsel dengan cara melakukan pengawasan di sejumlah pintu masuk Sumsel, diantaranya bandara, pelabuhan, dan tempat perbatasan lainnya, serta penyemprotan disinfektan di berbagai tempat fasilitas umum,” tandas Ari.

Lebih lanjut Ari menuturkan, kesigapan pemprov dalam menyiapkan fasilitas kesehatan patut diacungi jempol.

“Sejak terkonfirmasi kasus positif pertama kali pada tanggal 24 Maret 2020, gubernur langsung mendirikan dua posko sekaligus. Posko Tanggap Covid-19 sebagai upaya mempercepat informasi dan penanganan terhadap Covid-19,” ucap Ari.

Tidak hanya itu, pria kelahiran Ogan Ilir ini juga melihat keseriusan gubernur dalam melawan corona dengan menyiapkan rumah sehat Covid-19 yang terletak di JSC, dan menunjuk langsung Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya sebagai ketuanya. Ini bentuk upaya keseriusan.

“Kita juga bisa melihat keseriusan pemprov dengan dialihfungsikannya wisma atlet sebagai rumah sehat Covid-19 untuk orang dalam pantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) dengan fasilitas dan pelayanan kesehatan yang memadai,” jelas Ari.

Menurut dia, kinerja dan langkah yang dilakukan oleh gubernur telah maksimal dan patut kita apresiasi. Virus Covid-19 ini merupakan bencana nasional, musibah dunia. Maka perlu kerjasama dan saling bahu-membahu untuk bersama memerangi corona ini. “Dan saya harap tidak ada yang saling menyalahkan satu sama lain, yang harus kita lakukan adalah memainkan perannya masing-masing sesuai bidangnya kemudian memaksimalkan itu,” tutup Ari. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda