Warga Talang Buluh Harap Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Rusak Berlumpur

28

BANYUASIN, BERITAANDA – Kondisi infrastruktur jalan pedesaan penghubung antar kecamatan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, kian memprihatinkan. Curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir memperparah kerusakan jalan, menjadikannya berlumpur dan licin, serta berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan. Ironisnya, ruas jalan tersebut berada di wilayah perbatasan langsung dengan Kota Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.

Akses jalan di Dusun III RT 10, Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, mengalami kerusakan parah dan sulit dilalui. Jalan yang berfungsi sebagai penghubung antar kecamatan sekaligus akses menuju kawasan perkotaan ini masih berupa tanah merah, yang berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan turun.

Fatma yang merupakan warga RT 10 Desa Talang Buluh ini mengatakan, bahwa pada musim penghujan sejumlah ruas jalan penghubung antara Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, dengan Desa Semuntul, Kecamatan Rantau Bayur, sepanjang kurang lebih 13 kilometer, kerap tergenang air bercampur lumpur. Kondisi tersebut menyulitkan mobilitas warga, baik pengguna sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

“Warga terpaksa ekstra hati-hati saat melintas. Jalan yang licin dan berlumpur sering menyebabkan pengendara tergelincir atau terjatuh. Kerusakan jalan juga semakin parah karena sering dilalui kendaraan besar pengangkut galian tanah. Kalau hujan deras, jalan nyaris tidak bisa dilewati. Sudah sering motor jatuh, apalagi pada malam hari,” ujar Fatma, Ahad (11/1/2026).

Keluhan serupa disampaikan Radimin, warga setempat lainnya. Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses vital masyarakat untuk menuju pasar, sekolah, dan pusat kota.

“Kami sangat bergantung pada jalan ini. Sudah bertahun-tahun rusak, tapi belum ada perbaikan,” katanya.

Kondisi jalan yang rusak diperparah dengan belum tersedianya jaringan listrik dan penerangan jalan di kawasan permukiman sekitar. Minimnya tiang listrik membuat ruas jalan gelap gulita pada malam hari, sehingga risiko kecelakaan semakin meningkat.

Sebelumnya, kondisi jalan di RT 10 Desa Talang Buluh sempat viral di media sosial TikTok. Dalam video yang diunggah warga, terlihat pengendara kesulitan melintasi jalan berlumpur yang disebut telah rusak selama bertahun-tahun tanpa penanganan dari pemerintah daerah.

Warga berharap adanya perhatian serius dari wakil rakyat daerah pemilihan Talang Kelapa, pemerintah kabupaten, hingga pemerintah provinsi agar segera melakukan perbaikan permanen. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses strategis yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta keselamatan masyarakat di wilayah perbatasan kota. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda