Walikota Pastikan UNBK di Sidimpuan Berjalan Lancar

358

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di beberapa SMK yang ada di wilayah Padangsidimpuan.

“Kedatangan kita kemari untuk mengetahui dan memastikan pelaksanan UNBK berjalan dengan lancar,” ungkap walikota, Senin (16/3/2020), usai melihat langsung proses UNBK di SMKN 1, Jalan Sutan Soripada Mulia, Sidimpuan Utara.

Sejauh pengamatannya, Irsan menilai secara umum pelaksanaan UNBK yang digelar di SMK dan dimulai sejak 16 hingga 19 Maret 2020, sudah berjalan dengan baik. Persiapan sudah dilaksanakan dengan baik dan terencana.

“Termasuk penugasan pengawas dalam proses UNBK, kita lihat semua sudah dilaksanakan sesuai dengan standar yang ditentukan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan,” ujar walikota mengungkapkan penilaiannya.

Mengingat pelaksanaan UNBK bergantung erat dengan pasokan arus listrik, Walikota Irsan pun ingatkan pihak sekolah agar mengantisipasi hal itu, dengan menyediakan mesin genset. Berikut menjalin komunikasi dengan PLN setempat.

Lebih jauh walikota menyampaikan, pihaknya dalam proses pelaksanaan UNBK di Sidimpuan hanya terbatas pada hal-hal yang bersifat non teknis. Ini disebabkan keseluruhan membidangi SMA sederajat adalah wewenang kementerian.

“Kendati demikian, bukan berarti meninggalkan kewajiban pemerintah daerah untuk berperan serta mensukseskan pelaksanaan UNBK, dalam kaitannya melahirkan generasi penerus bangsa ke depan,” tegas Irsan.

Terakhir, walikota meminta seluruh siswa-siswa khususnya peserta UNBK agar lebih giat dalam mempersiapkan segala sesuatunya. Termasuk belajar sekaligus mempersiapkan mental, agar nantinya para peserta sukses hadapi UNBK.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Pahri mengemukakan, pelaksanaan UNBK yang digelar di SMKN 1 dan SMKN 2 bisa berjalan baik karena jauh-jauh hari sudah dilakukan persiapan yang matang. Dan sebanyak 770 peserta, semuanya ikuti UNBK.

“Sekedar diketahui, tahun ini merupakan ujian nasional (UN) dengan format yang selama ini berlangsung. Pada tahun 2021, UN akan diganti menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter. Pelaksanaannya tetap berbasis komputer seperti UNBK,” jelasnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda