Wabup Bersama Kapolres dan Dandim 0402/OKI Pantau Harga Pangan di Pasar Kayuagung

651

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Secara bersamaan, Polres Ogan Komering Ilir (OKI), Kodim 0402/OKI dan pemerintah daerah setempat akan terus melakukan monitoring mengenai persediaan dan harga bahan pangan di wilayahnya. Terutama menjelang bulan suci Ramadhan tahun ini.

Dan kali ini, untuk memastikan ketersediaan serta harga pangan di pasar, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy, Dandim 0402/OKI Letkol Czi Zamroni dan Wakil Bupati OKI HM Dja’far Shodiq beserta jajaran melakukan pemantauan di Pasar Kayuagung, Jumat (20/3/2020) pagi.

Selain melakukan pemantauan di pasar tradisional Kayuagung, rombongan ini juga turut mengecek ketersediaan dan stok beras di gudang Bulog OKI yang berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim), tepatnya di Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung OKI.

Hasilnya, menurut Wakil Bupati OKI HM Dja’far Shodiq, di Pasar Kayuagung harga sembako masih tergolong stabil, baik itu daging, sayur dan telur. Belum ada kenaikan signifikan. Bahkan ada beberapa jenis bahan pokok yang harganya turun seperti beras.

“Kalaupun ada yang naik itu memang sudah nasional, seperti gula. Kita juga cek gudang Bulog, memastikan bagaimana stok yang ada,” ungkap Shodiq seraya mengatakan, kegiatan itu untuk pastikan apakah isu berkembang saat ini yang menyebut bahwa Covid-19 berdampak ke ekonomi betul atau tidak.

Hasilnya kita lihat semuanya, kata dia, masih relatif normal, baik itu harga maupun persediannya. Lanjut Shodiq, begitupun stok berasa yang ada di gudang Bulog juga aman. Bahkan tadi setelah kita melakukan pengecekan terdapat sekitar 300 ton beras yang tersedia.

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy mengatakan, walau saat ini stabil dan stok juga aman, kami dari kepolisian bekerjasama dengan Kodim 0402 OKI tetap akan terus lakukan pemantauan, bahkan bukan hanya secara terbuka, tetapi juga secara tertutup.

“Jadi hati – hati bagi para penimbun sembako yang memanfaatkan situasi saat ini maupun menjelang Ramadhan. Tolong, kalau tidak mau berurusan masalah hukum, tidak boleh dan jangan coba-coba lakukan penimbunan, karena ini menyangkut khalayak ramai. Oleh karena itu jalanilah biasa – biasa saja,” tegas Kapolres.

Dandim 0402/OKI Letkol CZi Zamroni menambahkan, kami selaku komando kewilayahan membantu pemerintah daerah dan juga kepolisian untuk memantau dan mengendalikannya secara bersama – sama, dalam hal ini kaitannya dengan pangan, sehingga jangan sampai ada penimbunan.

“Jangan sampai ada aksi memborong yang berlebihan, hingga nantinya orang lain tidak dapat dan dia juga mungkin tak sempat menikmati, karena memang berlebihan, lalu terbuang serta tidak bermanfaat lagi kalau sudah terlalu banyak. Jangan menimbulkan kepanikan, biasa – biasa saja,” pungkas Dandim. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda