Update Terbaru Pasien yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Lampung

242

BANDAR LAMPUNG , BERITAANDA – Sampai hari ini, Selasa (7/4/2020), jumlah ODP di Provinsi Lampung mencapai 1.886 orang, dengan rincian 730 orang telah selesai dalam pantauan, sedangkan 1.156 lainnya masih dalam pantauan.

“Untuk kasus PDP ada 42 orang, dengan rincian 19 masih dirawat di rumah sakit, 7 orang di ruang isolasi dan yang sudah sembuh kemudian dinyatakan negatif ada 16 orang,” demikian dijelaskan oleh Kadis Kesehatan Provinsi Lampung dokter Reihana kepada media melalui video conference terkait update Covid-19 di Provinsi Lampung, Selasa (7/4/2020).

Lanjut dia, untuk kasus terkonfirmasi positif ada 16 orang, dengan rincian masih dirawat 6 orang, meninggal 3 orang, dan 7 orang yang dinyatakan sembuh.

“Saat ini kami mempunyai pasien nomor 01 sampai dengan nomor 16, pasien yang dinyatakan sembuh adalah pasien nomor 01, 03, 04, 05, 06, 07, dan 08. Pasien nomor 01, 03, 05, 06, 07, 08 sudah meninggalkan rumah sakit, dan pasien nomor 04 sudah bisa dipulangkan,” terang dokter Reihana seraya menambahkan, pasien yang meninggal antara lain nomor 02, 10 dan 15.

Dijelaskan juga bahwa pasien nomor 15 berjenis kelamin laki – laki dengan umur 65 tahun asal Kota Bandar Lampung yang meninggal pada 30 Maret 2020. Sudah sakit sejak 26 Maret 2020, lalu berobat di klinik dokter praktek swasta.

Kemudian pada 30 Maret 2020, pasien tersebut menuju UGD di sebuah rumah sakit swasta dengan gejala sesak nafas yang berat, lalu meninggal pada saat itu juga.

“Karena kita dapati gejalanya seperti Covid-19, maka dilakukan pemeriksaan tenggorokan dan diambil swap-nya, dan hasilnya baru didapat kemarin, ternyata hasilnya positif. Pada saat meninggal pun kami lakukan perawatan jenazah sesuai dengan pasien Covid-15, karena menurut diagnosa dokter memiliki gejala serupa Covid-19,” jelas Kadis lagi.

Ia juga menyampaikan pesannya kepada seluruh masyarakat agar selalu memakai masker untuk memutus rantai penularan.

“Tetap jaga social distancing, tak perlu takut dengan tetangga yang positif Covid-19, karena dengan menjaga jarak 1,5 meter sudah cukup. Virus corona tidak gentayangan di udara, tidak akan pindah dari rumah tetangga ke rumah kita,” pungkasnya. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda