Transaksi Cicil Emas Naik 20 Persen

195

PALEMBANG, BERITAANDA – Emas sebagai investasi yang tidak lekang waktu, kini semakin digemari apalagi saat pandemi.

Area Manager Bank Syariah Mandiri Palembang, Luthfi Bukhari mengatakan, terjadi kenaikan cicil emas hingga 20 persen. “Transaksi semula sebelum corona Rp45 miliar naik menjadi Rp56 miliar,” ujarnya, Rabu (8/7/2020).

Lutfhi mengatakan, transaksi cicil emas didominasi oleh pegawai yang menginvestasikan logam mulia karena harganya yang terus naik saat ini. Transaksi logam mulia didominasi oleh logam mulia dengan berat 10-50 gram. Sementara itu, logam mulia yang disediakan BSM tersedia mulai ukuran 5 gram hingga 250 gram.

Proses cicil emas BSM juga mudah, cukup membayar uang muka 20 persen dari nilai logam yang akan dibeli dan sisanya 80 persen baru dicicil. Terdapat beragam pilihan jangka waktu 1 hingga 5 tahun.  Harga yang dipatok disesuaikan dengan harga logam mulia yang berlaku saat akad berlangsung. Angsuran tetap hingga akhir masa cicilan dan tidak akan naik meski harga emas naik.

Misalnya saja harga per 8 Juli, harga logam mulia ukuran 10 gram dibandrol Rp8,8 juta. Nasabah harus membayar uang muka Rp1,85 juta atau 20 persen dari harga total emas tersebut dan sisanya Rp7,009 juga bisa dicicil hingga 5 tahun. Jika nasabah akan mencicil hanya 1 tahun saja maka angsurannya Rp640 ribu per bulan atau jika 2 tahun angsurannya Rp344 ribu per bulan, jika tiga tahun angsurannya Rp246 ribu, dan Rp197 ribu jika angsuran 4 tahun dan Rp168 ribu jika angsuran 5 tahun.

Sementara itu untuk gadai emas juga tumbuh karena sebagian masyarakat yang dimiliki tabungan emas menggadaikan emas untuk modal usaha.

“Pedagang atau kontraktor ada juga yang menggadaikan emasnya, tapi jika secara persentas nilainya lebih banyak cicil emas,” tutupnya. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda