Tim Gugus Tugas Covid-19 Muara Enim Tinjau Posko Kecamatan

253

MUARA ENIM, BERITAANDA – Dalam rangka monitoring kesiap-siagaan posko Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covld-19). Tim Gugus Tugas Covid-19 Muara Enim melakukan peninjauan ke posko kecamatan se-Kabupaten Muara Enim.

“Hari ini kami berbagi tugas. Pak Bupati, Sekda, Asisten II ke daerah uluan, sedangkan saya bersama pejabat lain ke bagian tugas ke daerah iliran. Pokoknya kami berbagi tugas sehingga cepat,” ujar Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Muara Enim Panca Surya Diharta SH didampingi Kasat Pol PP Drs Musadeq di sela-sela kunjungannya ke tiga kecamatan, Senin (30/3/2020).

Menurut Panca yang menjabat sebagai Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Muara Enim ini, bahwa kedatangan mereka adalah untuk memastikan sudah sejauh mana pembentukan posko di kecamatan dan desa-desa.

“Selain itu, sudah sejauh mana sosialisasi dan imbauan yang dilakukan oleh pihak kecamatan ke masyarakat desa untuk antisipasi virus corona ini. Seperti imbauan berbentuk spanduk, penyemprotan, pembentukan tim gugus tugas kecamatan dan desa serta sebagainya,” kata dia.

Masih dikatakan Panca, dengan adanya pengecekan ini, setidaknya kita ada persiapan dan data di lapangan, jika sewaktu-waktu terjadinya wabah virus corona di Kabupaten Muara Enim.

“Sebab, dengan terbentuknya tim gugus tugas tingkat kecamatan dan desa, setidaknya mereka bisa mendata dan mendeteksi warganya secara dini, terutama yang baru datang dari daerah pandemi dan melakukan isolasi mandiri terhadap mereka. Nanti mereka sendiri yang mengawasi warganya yang ODP sampai 14 hari kedepan,” katanya.

Kedepan, lanjut Panca, kita harus bersiap sebaik mungkin menghadapi hal yang terburuk akibat wabah virus corona ini. Sebab, jika tidak kunjung mereda tentu akan berpengaruh pada perekonomian.

“Dan warga yang tidak boleh keluar dari tempat isolasinya, terutama untuk pertani, buruh, tukang ojek dan lain-lain tentu perlu makan. Belum ditambah jika pertokoan banyak tutup, tentu masyarakat akan kesulitan mencari sembako, yang dampaknya akan timbul penjarahan dan lain-lain. Ini yang tidak kita inginkan, dan bersama-sama untuk menjaga kondusifitas Kabupaten Muara Enim,” tegas dia.

“Kepada sesama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Muara Enim untuk terus saling berkoordinasi, sehingga satu bahasa, baik di kabupaten, Sumsel dan pusat. Terutama dalam hal data. Kita juga jangan menyebut identitas dan alamat pasien, sebab kita menjaga psikologisnya,” harap dia.

Sementara itu, Camat Ujan Mas Sugiharto Delimpah, Camat Benakat Faisal dan Camat Gunung Megang Kurniawan yang didampingi pimpinan Puskesmas dan stafnya, pada intinya menyatakan telah menyiapkan posko di kantor camat masing-masing, dan akan segera membetuk tim gugus tugas di masing-masing desa.

Saat ini, pihaknya telah melakukan sosialisasi baik di balai kecamatan maupun ke desa-desa tentang bahay virus corona. Selain itu, masyarakat dan pemerintah desa secara mandiri sudah banyak melakukan penyemprotan disinfektan di pemukiman dan jalan di desa.

Tetapi, diakui para camat, kesulitan itu ada pada saat melakukan pendataan orang yang keluar masuk di perusahaan-perusahaan, terutama untuk tenaga kerja asing (TKA).

Ditambahkan Camat Benakat Faisal, jika seadainya Muara enim harus di lockdown ,mungkin salah satu jalan keluarnya adalah memenuhi sembako di e-warung di desa-desa, sehingga warga bisa membeli kebutuhan di e-warung di desa masing-masing. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda