The Cendekia Music DJ School di Launching, Ijazah Direncanakan dari Universitas PGRI Palembang

1738

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Kendati belum lama didirikan, The Cendekia Music (TCM) DJ School berkomitmen akan berikan yang terbaik, serta yang pertama di Provinsi Sumatera Selatan, bagi yang belajar musik DJ disini, direncanakan bila telah lulus akan mendapatkan ijazah yang dikeluarkan oleh Universitas PGRI Palembang.

Hal ini diungkapkan Owner The Cendekia Music (TCM) DJ School, Ihsanul Amri, dalam sambutannya saat grand launching sekolah musik DJ-nya yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, Ahad (15/3/2020) malam.

“Kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi, khususnya bagi warga Tanjung Rancing. Keberadaan Orgen Tunggal The Cendekia Music ini baru, yaitu berusia dua tahun. Dan malam ini kebetulan ulang tahunnya. Pada momen ini juga kami melaunching The Cendekia Music (TCM) DJ School,” ungkap pria yang akrap disapa Ican tersebut.

Oleh karena itu, The Cendekia Music DJ School sudah bisa menerima siswa baru. Kata dia lagi, Insya Allah, ini masih dalam proses, kita akan bekerjasama dengan Universitas PGRI Palembang.

“Kebetulan ketua seni PGRI hadir disini, yaitu Yanto. Kita juga sedang menyusun kurikulum, tinggal lagi persetujuan dari dekan. Apabila ini disetujui, maka ijazah The Cendekia Music DJ School akan dikeluarkan oleh Universitas PGRI,” jelas dia.

“Inginnya, dan itu baru pertama terjadi di Provinsi Sumatera Selatan. Insya Allah, mohon doanya semoga dikabulkan oleh dekan Universitas PGRI. The Cendekia Music DJ School siswanya belum ada, baru 1 orang yang berlatih bersama para guru besar The Cendekia Music DJ School, yaitu FDJ Yuli Carla TCM. Memang baru 1 orang kami pilih,” tambah dia lagi.

Tentunya usaha yang sedang berjalan ini, lanjutnya, kami mohon bantuan masyarakat Tanjung Rancing. Mohon doa restu dan dukungannya.

“Kami sudah upayakan agar studio kedap suara, dan Insya Allah tidak akan menggangu ketenangan masyarakat, khususnya yang rumahnya berada di sekitar studio,” terangnya.

“Apabila ada yang terganggu bisa langsung tegur kami. Jangan sungkan – sungkan. Dan juga kami tidak akan marah bila mendapat teguran masyarakat. Justru berterimakasih. Kami disini, anggap sebagai anak. Serta di saat azan, karena di The Cendekia Music DJ School guru besarnya seorang ustadz, maka aktifitas dihentikan, walaupun studio pakai kedap suara,” tegas dia lagi.

Kedepan, The Cendekia Music DJ School akan punya pencipta lagu sendiri, khusus untuk lagu remix. Jadi ada lagu ciri khas sendiri.

Lanjut dia, juga kami umumkan untuk biaya sekolah ataupun kursus di The Cendekia Music DJ School itu biayanya Rp2,5 juta untuk 23 kali pertemuan. Tetapi karena perdana dibuka, maka 10 orang pendaftar pertama kami kenakan biaya cuma Rp1,5 juta.

“Jadi bagi pemuda – pemudi Tanjung Rancing yang ingin belajar DJ, itu 10 orang pendaftar pertama biaya cukup Rp1,5 juta. Setelah lewat dari 10, harga kembali normal sebesar Rp2,5 Juta. Kalau ke Palembang sekolahnya bisa Rp3,5 juta, tapi kita disini cukup dengan Rp2,5 juta saja,” tandas dia.

Sementara Lurah Tanjung Rancing, Mat Hasan, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ihsanul Amri yang akrab disapa Ican, karena beliau telah mengundang kita bersama-sama untuk hadir dalam kegiatan launching The Cendekia Music DJ School yang dilaksanakan pada malam hari ini.

“Beliau ini sudah mempunyai 1 orgen tunggal yang beroperasi dua tahun lamanya, juga banyak masuk di daerah lain. Alhamdulillah, ini juga miliki terobosan – terobosan baru, yaitu The Cendekia Music DJ School. Terus terang beliau ini sering berkoordinasi sama saya, dan sampaikan punya terobosan untuk mengadakan kursus musik DJ, serta sudah masukkan permohonan izin ke kelurahan. Semoga rezekinya juga tidak ada hambatan,” kata dia.

Berdasarkan pantauan di lokasi, dalam acara grand launching The Cendekia Music DJ School, selain masyarakat setempat, para DJ seperti Rian Prabu yang melejit namanya lewat tembang Cak Pakam, sejumlah owner orgen tunggal, lurah dan ketua lingkungan setempat, juga hadir perwakilan OPD dalam ruang lingkup Kabupaten OKI, anggota DPRD serta jajaran Polres OKI. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda