Terkait RIPP, BP4D Beltim Jalin Kerjasama dengan Universitas Negeri Jendral Soedirman Purwokerto

419

BELTIM-BABEL, BERITAANDA – BP4D Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dalam penyusunan rencana induk pembangunan pertanian (RIPP) melakukan kerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Fakultas Pertanian Universitas Negeri Jendral Soedirman Purwokerto.

Dalam kegiatan tersebut juga diikuti OPD terkait serta seluruh kades se-Beltim, Senin (22/7/2019). Hadir pula satu tim tenaga ahli dari Universitas Negeri Jendral Soedirman yang terdiri dari Dr. Ir. Anisur Rosyad MS, Ir. Bagananda MS, Khafid Faozi SP MP, Ruly Eko Kusuma Kurniawan SP MP, dan Ir. Joko Maryanto M,Si.

Anisul Rosad selaku ketua tim mengatakan, kami membutuhkan data awal mengenai informasi potensi lahan pengairan dan sebagainya, sebagai dasar penyusunan pembangunan pertanian di Beltim.

“Untuk diawal kita butuh informasi data lahan mengenai potensi masing-masing lahan pengairan, karena ini merupakan dasar penyusunan. Untuk selanjutnya, kita melakukan survey pada tiap desa untuk mendapatkan sampel,” ungkap dia.

Lebih lanjut dikatakannya, bersama pemerintah daerah, kita melakukan hitungan terhadap potensi di 175 titik. “Kemudian, kita ambil beberapa sampel saja,” tuturnya lagi.

Sementara Kepala BP4D Kabupaten Beltim Bayu Priyambodo menuturkan, dari rencana induk pengembangan pertanian tersebut, sebelumnya juga telah dilakukan oleh Dinas Pariwisata.

“Rencana induk ini sudah dilakukan dari beberapa dinas untuk mengetahui potensi yang ada di Beltim. Nantinnya tim teknis akan melibatkan kepala desa. Upaya ini dilakukan untuk menghadapi pasca tambang yang lebih tepat dengan analisa yang berbeda,” tutur Bayu.

“Karakter wilayah kita ini unik, masing-masing desa berbeda. Kita analisa lebih dengan zonasinya, mana areal yang cocok untuk padi, lada dan perkebunan lainnya. Kali ini kita cek ke lapangan, tidak asal tembak, hasilnya nanti kita seminarkan,” pungkas Bayu. (Helmi)

Bagaimana Menurut Anda