Tabir Gelap Kematian Ronitua di Sipirok Mulai Terungkap

964

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Sepekan pasca kejadian, tabir gelap kematian tidak wajar Ronitua Sitompul (45), warga Desa Simaninggir Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan perlahan mulai terungkap. Siapa aktor dibalik peristiwa berdarah ini kian tersingkap.

Hal ini menyusul kemunculan seorang pria berinisial ADS (26) di Mapolsek Sipirok, Senin (8/6/2020) sekira pukul 11.00 Wib. Kepada polisi, ADS mengaku adalah tetangga dekat sekaligus orang yang menghabisi nyawa Ronitua. Dia datang menyerahkan diri diantar pihak keluarga.

Informasi dihimpun BERITAANDA, keberadaan pelaku ADS yang keseharian tidak mempunyai pekerjaan tetap alias penggangguran ini, sepekan lamanya sudah dicari oleh pihak kepolisian. Sejumlah saksi pun telah dimintai keterangan, berikut pengumpulan barang bukti.

Sejumlah barang bukti itu meliputi sehelai sarung warna coklat, sebuah sandal merk ‘swallow’ warna putih, sebuah sandal warna biru, sepasang sepatu boot merk Ap, sepotong celana jeans warna biru, sehelai kaos biru yang sudah sobek, dan satu gelas warna putih.

Dugaan sementara, alat yang digunakan ADS pada saat menghabisi nyawa Ronitua Sitompul adalah benda tajam berupa sebilah pisau lipat berukuran 20 centimeter, yang seusai kejadian telah dia buang ke celah semak-semak.

Untuk motif pelaku kenapa sampai tega melukai hingga korban mengalami pendarahan dan akhirnya meninggal, Kapolres Tapsel AKBP Roman S. Elhaj melalui Kapolsek Sipirok IPTU Ismaya, belum bersedia memaparkan.

“Hingga kini, kita masih terus mendalami alasan terduga pelaku nekat menghabisi nyawa korban,” tegas Kapolsek saat dimintai penjelasan oleh sejumlah awak media.

Seperti diketahui, Ronitua Sitompul ditemukan tergeletak di teras rumah ibunya di Desa Simaninggir, Sipirok, pada Selasa (2/6/2020) pagi sekira pukul 06.00 Wib. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka tusukan disejumlah bagian tubuhnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda