Syahrul Bangga PDM Sukses Harumkan Nama Tapsel

604

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Peringatan hari jadi (HUT) ke-27 Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) di Desa Sidapdap Simanosor, Saipar Dolok Hole, Tapanuli Selatan (Tapsel), Ahad (15/3/2020), dihadiri oleh orang nomor satu di Pemkab Tapsel.

Genapnya usia Pesantren Darul Mursyid (PDM) sejak didirikan 27 tahun silam, menunjukkan bahwa salah satu pesantren unggulan di Tapsel ini semakin eksis. Sekaligus mengukuhkan jati dirinya untuk senantiasa maju dan berkembang seiring perjalanan waktu.

Bahkan, eksistensinya telah mampu membawa nama harum Tapsel, meski siswa-siswi yang belajar di pesantren ini tidak semua warga lokal dan banyak berasal dari luar daerah. Sehingga tidak heran, akses jalan menuju PDM menjadi perhatian serius bagi pemda setempat.

“Alhamdulillah, tahun ini akses jalan menuju PDM ditingkatkan. Pemkab akan mengucurkan dana sekitar Rp31 miliar, untuk pembangunan jalan, dimulai dari simpang Tandosan sampai Damparan, juga di Arse,” ujar Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu saat berkunjung kesana.

Diutarakannya, sepanjang untuk kemajuan anak negeri, tidak ada alasan untuk tidak didukung. Dan untuk guru dan pembimbing, diharap agar merubah pola pemikiran yang lama menuju ke arah yang jauh lebih aktif di bidang digitalisasi.

“Selamat HUT PDM, semoga terus memberikan inovasi serta melahirkan kreasi -kreasi di dunia pendidikan yang mampu berdaya saing di dunia kompetitif. Mencetak generasi bangsa, menuju hari esok yang lebih baik,” ungkap Syahrul.

Dia juga mengingatkan semua pihak supaya lebih mawas diri dengan menjaga kesehatan, di tengah ancaman bahaya coronavirus (covid-19) yang kian menyebar. Apalagi penyebaran virus itu belakangan ini semakin mengkhawatirkan.

Dalam kunjungannya itu, bupati berkesempatan melepas siswa-siswi berprestasi PDM dibidang Sains untuk berangkat bertanding ke Provinsi Sumatera Utara. Sekaligus juga menyerahkan bendera pataka kepada siswa-siswi.

Sementara Ketua Yayasan Pesantren Modern Darul Mursyid Ja’far Syahbudin Ritonga dalam sambutannya menceritakan sejarah pendirian PDM oleh Ayahanda Almarhum Drs. H. Ihutan Ritonga beserta Ibunda. PDM berdiri di tahun 1992, dan beroperasi 1 tahun kemudian.

“Nama Pesantren Darul Mursyid diambil dari penggalan gelar ayah, bergelar Haji Mursyid. Beliau meninggal dunia pada tahun 1997, dan dengan rasa penuh tanggung jawab, Pesantren ini kami teruskan hingga mengalami kemajuan pesat seperti sekarang,” urainya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda