SMPN 1 Babat Toman Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Online

651

SEKAYU-MUBA, BERITAANDA – Sejak diberlakukannya belajar di rumah, pembelajaran yang dulunya berada di kelas berubah menjadi di rumah. Hal ini menjadikan seolah-olah belajar dipaksa untuk berubah. Namun tidak bagi sebagian guru atau siswa yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi zoom dan Google Classroom dalam berkomunikasi lewat pembelajaran daring.

Melihat kondisi tersebut, SMP Negeri 1 Babat Toman melalui tim penjamin mutu pendidikan menggelar pelatihan guru atau workshop peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran online yang dilaksanakan dua hari mulai tanggal 10 hingga 11 Juni 2020 di ruang LAB Bahasa.

Nurhuda, S.Pd MM selaku ketua panitia skaligus Ketua Tim Penjamin Mutu Pendidikan SMPN 1 Babat Toman mengucapkan terimah kasih kepada adik- adik narasumber yang sudah berbagi ilmu dengan kita semua.

“Semoga ilmu yang diberikan ini bermanfaat untuk kita semua, baik masa pandemik Covid-19 maupun langkah selanjutnya untuk menciptakan pembelajara di kelas agar menyenangkan dan memudahkan bagi guru itu sendiri dalam mengelola hasil nilai siswa dan sangat membantu bagi kami guru-guru yang haus ilmu teknologi,” kata dia.

Selama workshop dibagai dua materi, tanggal 10 Juni materi Google Classroom dan pada tanggal 11 Juni menggunakan aplikasi Zoom, sedangkan pemateri diambil guru dari SMPN 1 Babat Toman yang sudah terbiasa menggunkan aplikasi tersebut, seperti materi Google Classroom disampaikan Feri Andika, S.Pd, Yanti, S.Pd,  Nuni Yusvavera, S.Pd dan untuk materi Zoom Tri Herdiansayah, S.Pd, Aprian Wijaya, SH, dan Imam Irfa’i, S.Kom.I.

Kegiatan tersebut menggunakan sistem teori serta langsung praktek, sontak membuat seluruh peserta antusias. Seperti peserta Drs. Mashud, M.Si yang mengatakan, workshop tentang pembelajaran online ini sangat penting sekali, mengingat masa Covid-19 masih ada.

Ia menambahkan, kebijakan sekolah ini sangat membantu guru-guru dalam proses pembelajaran dimana peserta didik kita berada di rumah masing-masing. Walaupun sebelumnya sudah ada pelatihan dari LSP (Lighthouse School Program) Sampoerna Foundation, namun ini meningkatkan kompetensi kita dalam pembelajran online.

“Harapan kedepan tidak hanya guru-guru di sekolah kita yang mengikuti pelatihan seperti ini, juga harus diikuti pelatihan atau dilaksanakan di sekolah sekolah lain di Muba, sehingga pembelajaran bisa aktif dan efektif,” jelas dia.

Sriningsih, S.Pd, Bio selaku peserta mengapresiasi kegiatan tersebut. “Tuntutan di era digital apalagi dimasa pandemi Covid-19, kami tenaga pendidik harus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang serba aplikasi,” jelas dia.

“Saya ucapkan terimakasih kepada kepala sekolah yang telah memberikan kesempatan pada kami untuk terus belajar dan memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin,” tambah dia.

Kepala SMP Negeri 1 Babat Toman Sudirman, S.Pd, M.Si mengatakan, Alhamdulillah kegiatan pemantapan pembelajaran bagi guru secara online selama dua hari berjalan lancar dan sangat antusias sekali.

“Semoga proses KBM belajar di rumah dapat dilakukan dengan menyenangkan, baik siswa-siswinya maupun bapak ibu gurunya dengan menggunakan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan masa Covid-19. Semoga sukses SMPN 1 Babat Toman dalam masa beradaptasi denga virus corona serta persiapan menuju sekolah new normal,” pungkas dia. (*)

Bagaimana Menurut Anda