Situasi Terkini Covid-19 di Provinsi Lampung, PDP Meninggal Bertambah 1 Orang

317

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di Provinsi Lampung pada hari ini Sabtu (11/4/2020), bertambah lagi menjadi 2.354 orang. Dengan rincian yang masih dalam pemantauan 1.068 orang, dan yang sudah selesai dipantau dalam waktu 14 hari sebanyak 1.268 orang.

“Untuk jumlah pasien dalam pemantauan (PDP) ada 50 orang, dengan rincian masih dirawat di ruang isolasi 31 orang, yang negatif ada 17 orang, dan meninggal masih dalam status PDP sebanyak 2 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dokter Reihana, melalui video conference, Sabtu (11/4/2020).

Sementara jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lampung, Reihana kembali mengatakan, ada 21 orang. Dengan rincian masih dirawat di ruang isolasi 9 orang, yang sembuh 7 orang dan telah meninggal sebanyak 5 orang.

Terkait PDP yang meninggal pagi tadi, kembali dia menjelaskan lagi, seorang laki – laki berumur 69 tahun dengan kronologis tidak punya riwayat perjalanan dari dan keluar ke daerah terjangkit atau dikunjungi orang lain.

“Tapi ada riwayat kontak dengan anaknya yang pulang dari Serang sejak dua pekan lalu sebelum sakit. Pada 5 April, pasien dibawa ke RS swasta dengan keluhan demam, sesak, cepat lelah dan sering diare. Pasien juga ada beberapa penyakit kronis penyerta, yaitu diabetes dan suspect bronchitis,” jelas dia.

“Kemudian pada tanggal 9 April pukul 11.00 Wib dirujuk ke RSAM dengan kondisi kesehatan memburuk. SP 02 (kadar oksigen dalam darah) 63 persen, terpasang NNM 12 liter perjam tidak ada perubahan perbaikan. Lalu dilakukan pengambilan swab dan ditetapkan pula sebagai PDP,” tambah dia.

“Tanggal 10 April di waktu siang hari, kondisi pasien tetap stabil, sore menurun kembali. Kemudian pada 11 April pukul 03.30 Wib, pasien meninggal setelah kami lakukan tindakan kejut, akan tetapi tidak ada respon. Untuk saat ini kami belum bisa memberikan konfirmasi apakah yang bersangkutan positif Covid-19, karena menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari BTKL Palembang,” pungkas dia. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda