Sesosok Mayat Mahasiswa Ditemukan Terapung di Sungai Sodong

195

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Warga Desa Sungai Sodong dibuat heboh dengan ditemukannya sesosok mayat pria dalam kondisi terapung di aliran Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (12/1/2026) sekira pukul 07.00 WIB.

Tak hanya menghebohkan warga setempat, video amatir yang merekam jasad korban saat terapung di sungai hingga akhirnya menepi juga viral dan beredar luas di media sosial Facebook serta WhatsApp. Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Polsek Mesuji Polres OKI langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Identitas mayat tersebut diketahui bernama M. Sunandi (22), seorang mahasiswa asal Dusun VIII Desa Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara),” ungkap Kapolsek Mesuji AKP Sairoji SH kepada BERITAANDA.NET.

Sekira pukul 07.00 WIB pagi tadi, saksi melihat adanya sesosok mayat yang mengapung di aliran Sungai Sodong dari arah hulu ke hilir. Jelasnya lagi, kemudian saksi melaporkan penemuan tersebut kepada kepala desa dan perangkat desa setempat.

“Kemudian secara bersama-sama warga menggiring mayat tersebut ke tepi sungai atau ke darat. Setelah itu, Kades Sungai Sodong langsung melaporkan penemuan tersebut kepada Kapolsek Mesuji AKP Sairoji SH,” ujarnya.

Saksi-saksi yang menemukan dan meminggirkan mayat tersebut merupakan masyarakat Desa Sungai Sodong bersama kepala desa dan perangkat desa. Selanjutnya, setibanya di lokasi, Polsek Mesuji melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi mayat ke Puskesmas Makarti Mulya dengan dibantu kades dan warga Desa Sungai Sodong.

“Menurut hasil pemeriksaan medis dari pihak Puskesmas Makarti Mulya oleh dr. Maya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 3–5 hari,” terang dia.

Berdasarkan koordinasi Kapolsek Mesuji AKP Sairoji SH dengan Kanit Reskrim Polsek Karang Dapo Polres Muratara, lanjut dia, diketahui bahwa mayat laki-laki tersebut sebelumnya sedang menjalani proses rawat inap di RSJ Bengkulu dan telah beberapa kali mencoba melarikan diri dari rumah sakit tersebut.

“Kemudian korban sempat diantar oleh pihak keluarga untuk berobat ke Jawa, di tempat keluarga mereka. Namun, berdasarkan kabar dari keluarga di Jawa, korban kembali melarikan diri,” tandasnya.

Hasil komunikasi langsung dengan orang tua korban yang berada di Muara Rupit Kabupaten Muratara, tambah dia, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut dan akan berupaya menjemput jenazah korban.

“Kuat dugaan korban M. Sunandi, yang mayatnya ditemukan terapung tersebut, terjun ke sungai untuk mengakhiri hidup,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda