Ramadan Penuh Makna di Banjar Agung: Saat Kebersamaan, Doa, dan Senyum Anak Yatim Menyatu

6

LAMPUNG TIMUR, BERITAANDA – Senja perlahan turun di Desa Banjar Agung, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. Langit meredup, angin berembus lembut, menghadirkan suasana Ramadan yang hangat dan penuh kebersamaan.

Sore itu, warga dari tiga desa (Banjar Agung, Toba, dan Bojong) berbondong-bondong memadati lokasi sederhana yang disulap menjadi ruang penuh makna. Di tempat itulah, kebersamaan tumbuh, harapan disemai, dan kepedulian terasa nyata.

Dalam nuansa Ramadan yang khusyuk, PT Sarana Global Quarry menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak-anak yatim, Kamis (5/3/2026) lalu. Lebih dari sekadar agenda seremonial, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara rasa syukur, empati, dan harapan.

Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Suasana hening sejenak, menyatukan harapan dalam setiap lantunan doa. Wajah-wajah anak yatim tampak khidmat, seakan menyimpan harapan kecil di bulan penuh berkah ini.

Direktur PT Sarana Global Quarry, Budi Santoso, hadir di tengah warga dengan penuh kehangatan. Ia menegaskan bahwa keberadaan perusahaan tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar.

“Buka puasa bersama ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi bagian dari upaya kami menjaga hubungan dengan masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan,” ujar Budi.

Menurutnya, Ramadan adalah momentum terbaik untuk menumbuhkan empati dan memperkuat kepedulian sosial.

“Di bulan penuh berkah ini, kami ingin hadir lebih dekat dan berbagi kebahagiaan, terutama dengan anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian lebih,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan program sosial berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di Ramadan saja, tetapi terus berlanjut melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Perusahaan harus tumbuh bersama lingkungan, ketika masyarakat sejahtera, perusahaan pun akan semakin kuat,” jelasnya.

Sementara itu, CEO PT Sarana Global Quarry, Khairul Mukmin menilai, kegiatan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral perusahaan, bukan sekadar kewajiban formal.

“Ramadan mengajarkan kita arti berbagi yang sesungguhnya. Hari ini kami tidak hanya memberi, tetapi juga belajar dari ketulusan masyarakat,” ungkap Khairul.

Ia mengaku, senyum anak-anak yatim menjadi energi yang tak ternilai. “Melihat kebahagiaan mereka menjadi pengingat bahwa kehadiran perusahaan harus memberikan dampak positif yang nyata,” katanya.

Khairul juga menekankan pentingnya membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat.

“Kami ingin menjadi bagian dari kehidupan warga, bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi sebagai mitra yang tumbuh bersama. Ke depan, kami berkomitmen memperluas program sosial agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Momen haru terasa saat santunan diserahkan secara simbolis. Anak-anak yatim menerima bantuan dengan mata berbinar, sebagian tersenyum lebar, sebagian lainnya tampak malu-malu, namun kebahagiaan terpancar jelas dari wajah mereka.

Menjelang azan magrib, suasana kebersamaan semakin kental. Warga duduk berdampingan tanpa sekat, berbagi hidangan berbuka puasa dalam suasana hangat penuh syukur.

Di desa sederhana itu, Ramadan hadir bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan menjadi jembatan yang mempererat ikatan, antara perusahaan dan masyarakat, antara kepedulian dan harapan. (*)

Bagaimana Menurut Anda