Provinsi Lampung Hanya Terapkan PSBB di Bidang Kesehatan

284

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Situasi terkini kasus Covid-19 di Provinsi Lampung pada hari ini, Selasa (14/4/2020), jumlah orang dalam pengawasan (ODP) ada 2.451 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 50 orang, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid 19 ada 21 orang, dan yang meninggal 5 orang.

“Terkait kasus Covid-19, Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan kegiatan video conference dengan Menteri, Panglima TNI dan seluruh pihak yang terkait,” kata Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Halim (Nunik) kepada media saat konferensi pers update data Covid-19 Provinsi Lampung, bertempat di Posko Satgas Covid-19 Lampung, ruang Abung, Balai Keratun, Selasa (14/4/2020).

Nunik juga mengatakan, pembagian alat pelindung diri (APD) dan rapid test telah dilaksanakan ke seluruh kabupaten / kota se-Provinsi Lampung, yaitu APD 2.000 set berupa jas hujan 348 pcs, sabun cuci tangan 100 pcs, hand sanitizer 45 liter, dan masker 50.000 pcs.

“Untuk pembagian APD tahap ketiga akan dilaksanakan besok (Rabu) kepada rumah sakit dan Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota se-Provinsi Lampung. Akan dibagikan APD 4500 pcs dan masker 300 kotak,” jelas dia.

Lanjut dia, Pemerintah Provinsi Lampung juga menindaklanjuti Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Saat ini Provinsi Lampung hanya menerapkan PSBB di bidang kesehatan dengan 3 hal, yaitu jaga jarak, pertahanan kesehatan dan menghindari kerumunan,” tambah dia.

“Sebagai kesiap-siagaan Covid-19, pemerintah provinsi telah menyiapkan sarana dan prasarana. Ada 30 rumah sakit dengan 4 rujukan utama dan 26 rujukan serta 313 tempat tidur. Pemerintah provinsi Lampung juga menyediakan Rumah Sakit Bandar Negara Husada sebagai rumah sakit pusat rujukan  isolasi Covid-19,” tarangnya lagi.

“Dengan meningkatnya arus mudik melalui pelabuhan penyebrangan Bakauheni dan Panjang, maka dibuat SOP bagi pelaku perjalanan yang akan dilaksanakan dengan melakukan screaning dan pemeriksaan rapid test dalam waktu dekat,” pungkas wakil gubernur. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda