Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR Bagi Petani Jagung untuk Memutus Rantai Tengkulak

9

OGAN ILIR, BERITAANDA – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si mengambil langkah strategis dalam mendukung kesejahteraan petani dengan menggandeng empat bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung binaan Polri di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sabtu (7/3/2026).

Program ini bertujuan memutus mata rantai tengkulak yang selama ini kerap merugikan petani melalui praktik ijon maupun harga beli yang rendah. Melalui dukungan permodalan dari bank Himbara serta jaminan pasar dari Perum Bulog sebagai offtaker, petani diharapkan memiliki akses pembiayaan yang sehat sekaligus kepastian pasar saat panen.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, bahwa peran Polri tidak hanya sebatas mendampingi petani dalam proses penanaman, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap kesejahteraan mereka.

Melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Polri memberikan rekomendasi kepada petani atau kelompok tani (poktan) yang layak mendapatkan fasilitas KUR. Sementara itu, Bhabinkamtibmas akan berperan sebagai pembina dan pengawas di lapangan.

“Kami ingin memastikan petani jagung tidak lagi terjerat praktik tengkulak. Dengan KUR dari Himbara, petani mendapatkan modal kerja yang sehat, dan dengan kehadiran Bulog sebagai pembeli hasil panen, ada kepastian harga yang menguntungkan bagi mereka,” ujar Kapolri saat meninjau lokasi penanaman jagung serentak di Indralaya Indah.

Kerja sama ini berlaku selama tiga tahun dan melibatkan Satuan Binmas melalui Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelaporan perkembangan usaha tani di lapangan. Polri juga berperan sebagai penghubung antara petani dan institusi perbankan untuk memastikan program ketahanan pangan nasional berjalan optimal menuju visi Indonesia Emas 2045.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho SIK SH M.Hum yang turut mendampingi Kapolri, menyatakan kesiapan jajarannya hingga tingkat Polres dan Polsek untuk mengawal penyaluran bantuan permodalan tersebut agar tepat sasaran serta mampu meningkatkan produksi jagung di Sumatera Selatan.

Menurut dia, ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Karena itu, keterlibatan Polri dalam sektor pembiayaan pertanian merupakan wujud pelayanan publik yang solutif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Negara harus hadir di tengah kesulitan petani. Kerja sama dengan Himbara dan Bulog ini menjadi bukti bahwa kita bergerak bersama memperkuat kemandirian pangan. Jika petani sejahtera, stabilitas ekonomi dan keamanan juga akan terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menambahkan, bahwa kolaborasi tersebut merupakan instruksi langsung Kapolri yang harus diimplementasikan secara presisi oleh seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan.

“Sesuai arahan Bapak Kapolri, kami akan memastikan seluruh kelompok tani binaan di wilayah hukum Polda Sumsel mendapatkan akses informasi dan pendampingan maksimal dalam program KUR ini. Tujuannya untuk mewujudkan petani yang mandiri dan terbebas dari cengkeraman tengkulak,” ujarnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda