Polres OKI Dampingi Warga Kembangkan Pekarangan Pangan Bergizi dan Budidaya Ikan

2

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan secara nyata di lapangan. Jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI) melalui para Bhabinkamtibmas di seluruh Polsek jajaran secara serentak melaksanakan program 1 ketahanan pangan, yakni pendampingan dan pengecekan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di wilayah Kabupaten OKI, Ahad (18/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai tersebut menyasar lahan produktif milik warga yang dimanfaatkan sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga. Tidak hanya melakukan pengecekan, para Bhabinkamtibmas juga hadir sebagai polisi penggerak yang memberikan motivasi dan pendampingan langsung kepada warga dalam mengelola pekarangan.

Di Kecamatan Pedamaran Timur, tepatnya di Desa Sumber Hidup, Bhabinkamtibmas Polsek Pedamaran Timur AIPTU Abu Naim melaksanakan pendampingan di lahan pekarangan milik Khanafi. Lahan seluas 10 x 20 meter yang berada di sekitar rumah tersebut ditanami cabai yang saat ini tengah memasuki masa pertumbuhan.

AIPTU Abu Naim mengatakan, pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam cabai merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Tanaman cabai ini sangat potensial. Selain untuk memenuhi kebutuhan dapur sendiri, jika dikelola dengan baik, hasilnya juga bisa menjadi tambahan penghasilan. Kami dari Polri akan terus melakukan pendampingan agar pertumbuhannya maksimal,” ujar AIPTU Abu Naim di lokasi.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kecamatan Teluk Gelam. Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Gelam melakukan pengecekan sekaligus pendampingan di lahan milik Amin yang berada di Desa Mulyaguna. Di atas lahan seluas 10 x 20 meter tersebut, Amin juga mengembangkan budidaya tanaman cabai sebagai upaya mendukung ketersediaan pangan keluarga.

Menurut Bhabinkamtibmas setempat, antusiasme warga dalam mendukung program pekarangan pangan bergizi cukup tinggi. Masyarakat mulai menyadari pentingnya kemandirian pangan yang dapat dibangun dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif.

Sementara itu, inovasi berbeda dilakukan di Kecamatan Kayuagung. Bhabinkamtibmas Polsek Kayuagung AIPTU Taufik Hidayat SH melaksanakan program serupa dengan berfokus pada sektor perikanan. Bertempat di Desa Arisan Buntal, AIPTU Taufik melakukan pendampingan terhadap usaha budidaya ikan di tambak milik Rahman.

Tambak tersebut dimanfaatkan untuk membudidayakan ikan patin, salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai gizi tinggi serta potensi pasar yang menjanjikan di wilayah Kabupaten OKI.

“Kami tidak hanya berfokus pada tanaman, tetapi juga pada sektor perikanan. Pekarangan bergizi memiliki makna yang luas, bisa berupa tanaman maupun budidaya ikan. Tambak ikan patin milik Pak Rahman ini merupakan salah satu bentuk ketahanan pangan hewani yang sangat baik,” jelas AIPTU Taufik Hidayat.

Secara terpisah, Senin (19/10/2026), Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kasi Humas Polres OKI IPTU Hendi Yusrian menyampaikan, bahwa program 1 ketahanan pangan merupakan atensi langsung pimpinan Polri. Program ini bertujuan memastikan anggota Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, menjadi motor penggerak dalam mendukung ketahanan pangan di desa binaan masing-masing.

Ia menjelaskan, program tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan untuk mengajak masyarakat memanfaatkan setiap jengkal lahan pekarangan yang belum produktif agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

“Diharapkan melalui pendampingan rutin dari Bhabinkamtibmas, masyarakat semakin termotivasi untuk bercocok tanam dan mengembangkan usaha budidaya skala rumahan. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang dimulai dari desa,” tandasnya.

Dengan masifnya pelaksanaan kegiatan di tiga kecamatan tersebut, Polres OKI menunjukkan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra strategis warga dalam membangun kemandirian ekonomi serta memperkuat ketahanan pangan keluarga. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda