Polisi Bersihkan Praktik “Pak Ogah” di Palembang Lewat Operasi Pekat Musi

4

PALEMBANG, BERITAANDA – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Direktorat Samapta mengamankan lima orang terduga pelaku premanisme dalam rangka Operasi Pekat Musi 2025 di kawasan Tol Kramasan, Kota Palembang, Jumat (20/2/2025).

Penindakan tersebut merupakan langkah konkret kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas di jalur strategis kota.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB melalui patroli mobile yang dipimpin Kasatgas Preventif Kompol A. Hanafi, bersama 23 personel dari total 24 personel yang dilibatkan, sementara satu personel berhalangan karena sakit.

Di lokasi, petugas mendapati lima orang yang diduga melakukan praktik meminta uang kepada pengendara atau dikenal sebagai “pak ogah”. Kelima terduga masing-masing berinisial W (35), Z (36), F (35), I (27), dan R (31).

Petugas turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan nominal bervariasi. Selanjutnya, para terduga pelaku dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan diproses melalui mekanisme tindak pidana ringan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Samapta Polda Sumsel, M. Rendra Salipu menegaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan ruang publik tetap aman dan tertib. Patroli serta penindakan ini merupakan langkah preventif sekaligus represif agar praktik premanisme tidak berkembang dan meresahkan masyarakat, khususnya pengguna jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa Direktorat Samapta akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan guna menjaga stabilitas kamtibmas secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan, bahwa Operasi Pekat Musi merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kepolisian dalam menekan penyakit masyarakat.

“Polda Sumsel ingin memastikan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas. Penindakan ini menjadi bukti bahwa Polri hadir, bekerja, dan bertindak tegas demi menjaga kenyamanan serta ketertiban di wilayah Sumatera Selatan,” ujarnya.

Operasi berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan praktik serupa agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda