Polda Sumsel Perkuat Sinergi Penanganan TPPO Bersama Mabes Polri

21

PALEMBANG, BERITAANDA – Sebagai wujud komitmen dan keaktifan dalam memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan sosialisasi dan supervisi bersama tim dari Markas Besar (Mabes) Polri.

Acara yang berlangsung di Gedung Presisi Mapolda Sumsel ini menjadi langkah konkret memperkuat koordinasi lintas instansi dalam pencegahan serta penindakan TPPO di wilayah Sumatera Selatan, Kamis (6/11/2025).

Polda Sumsel terus menunjukkan keseriusan dalam menindaklanjuti arahan Kapolri terkait upaya nasional pemberantasan perdagangan orang. Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel tidak hanya berperan sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam membangun sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan lembaga terkait lainnya.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, SIK MH yang diwakili oleh Kabid Hukum Polda Sumsel Kombes Pol Michael Ken Lingga SIK MH.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Polda Sumsel aktif melakukan berbagai langkah strategis guna memperkuat koordinasi lintas sektor, baik dalam aspek pencegahan, perlindungan korban, maupun penegakan hukum terhadap pelaku TPPO.

Tim Mabes Polri dipimpin oleh Karodalops Stamaops Brigjen Pol Drs. Eko Nuhrohadi M.Si didampingi Kombes Pol Reza Herasbudi SIK, serta perwakilan dari Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri. Mereka menyampaikan paparan mengenai strategi nasional, hasil evaluasi, serta pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam upaya mencegah kejahatan perdagangan orang.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pejabat utama Polda Sumsel, Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, dan Kasat Binmas se-jajaran, serta unsur eksternal seperti TNI, Kejati, Kanwil Kemenkumham, dan sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan penuh terhadap langkah proaktif Polda Sumsel dalam menangani kasus TPPO.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menegaskan, bahwa Polda Sumsel akan terus memperkuat kerja sama lintas instansi untuk menutup ruang gerak para pelaku perdagangan orang.

“Polda Sumsel tidak menunggu, tetapi bergerak aktif. Kami terus melakukan langkah preventif, sosialisasi, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku TPPO. Kegiatan bersama Mabes Polri ini merupakan bagian dari upaya menyatukan persepsi dan strategi penanganan di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa penanganan TPPO membutuhkan kolaborasi semua pihak. “Penanganan TPPO bukan tugas Polri semata. Diperlukan dukungan TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk melindungi korban dan mencegah terulangnya kejahatan serupa,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan perannya bukan hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai motor penggerak sinergi nasional dalam melawan perdagangan orang. Rangkaian acara ditutup dengan diskusi interaktif dan sesi foto bersama seluruh peserta, menandai komitmen berkelanjutan Polda Sumsel dalam memperkuat koordinasi dan respons cepat terhadap TPPO di wilayah hukumnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda