INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren se-Sumsel menggelar musyawarah, bertempat di kampus Institut Agama Islam Alquran Al-Ittifaqiah (IAIQI) Indralaya, Selasa (18/10/2022).
Pada acara itu, dihadiri Rektor IAIQI Dr. Hj. Muyasaroh, M.Pd.I Al-Hafidzah, Asisten III Sekda OI Dr. H. Yohanas, Presiden Mahasiswa IAIQI Muhammad Azhari dan ketua pelaksana kegiatan Ihkam Ade Wahyudi.
Tak itu, juga dihadiri sekretaris pelaksana kegiatan Nopitri Rosah, perwakilan Kantor Kemenag OI, Kabagkesra OI, mahasiswa dari 7 kampus, serta anggota halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia wilayah Sumatera Zona Sumsel.
Ketujuh kampus tersebut ialah dua kampus asal Pagaralam, dua kampus dari OI, satu kampus dari Ogan Komering Ilir (OKI) dan dua kampus dari OKU Timur.
“Kalian sudah sangat luar biasa, teruslah rawat pergerakan dan program yang akan dijalankan,” pesan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IAIQI Indralaya, dr. Hj. Muyassaro dalam sambutannya pada kegiatan tersebut.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa IAIQI Indralaya, Muhammad Azhari mengatakan, BEM Pesantren se-Sumsel melaksanakan kegiatan musyawarah zona Sumsel ini mengusung tema ‘Meneguhkan Peran Santri Perkokoh NKRI’.
Pada kegiatan ini, kata dia, juga akan dilakukan pelantikan 14 pengurus BEM Pesantren se-Sumsel yang dilantik langsung oleh Koordinator Wilayah BEM Pesantren Pulau Sumatera, Ahmad Syamsul Munir.
“Selanjutnya, pada 19 Oktober 2022 nanti, para pengurus BEM Pesantren yang telah dilantik itu akan berangkat ke Jogyakarta dalam rangka menghadiri kegiatan Festival Hari Santri Nasional,” ujar dia.
Adapun jumlah anggota BEM Pesantren yang akan ikut berangkat ke Jogyakarta tersebut, jelas dia, sebanyak 28 orang. Terdiri 2 orang masing – masing perwakilan BEM Pesantren se-Sumsel.
Dalam kesempatan itu, Asisten III Sekda OI Dr. H. Yohanas, mengucapkan selamat kepada para pengurus wilayah BEM Pesantren se-Sumsel yang telah dilantik atau dikukuhkan pada hari ini.
“Kita berharap kepada pengurus yang telah dilantik tersebut dapat melaksanakan amanah yang diberikan sebaik-baiknya,” tandas dia.
Ia juga mengapresiasi atas terselenggaranya musyarawah zona Sumsel BEM Pesantren se-Sumsel ini.
“Melalui kegiatan ini, kita mengajak seluruh masyarakat, lembaga dan pemerintah untuk bersinergi serta selalu menambah ketebalan keyakinan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Diharapkan, dapat memiliki aspirasi para santri untuk berkompetisi dalam merawat perdamaian dunia sesuai dengan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. (Iwan)





























