Peringati Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Sumsel Tekankan Pentingnya Kepercayaan Publik

13

PALEMBANG, BERITAANDA – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Apel Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin (19/1/2026).

Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi SIK MH.

Kegiatan rutin bulanan ini dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana SIK M.T.C.P, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta diikuti personel Polri dari berbagai jenjang, mulai Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara, Tamtama, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Sumsel.

Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali pengibaran bendera merah putih, mengheningkan cipta, dan pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara. Kegiatan dilanjutkan dengan pengucapan Tri Brata, Catur Prasetya, serta Panca Prasetya Korpri sebagai wujud peneguhan komitmen insan Bhayangkara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum refleksi kolektif bagi seluruh personel Polri dalam mengemban tugas sebagai aparat penegak hukum sekaligus pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kapolda juga menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi institusi Polri. Oleh karena itu, seluruh anggota dituntut untuk senantiasa menjaga integritas, meningkatkan profesionalitas, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat demi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menyampaikan, bahwa pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional memiliki makna strategis bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. Menurutnya, kedisiplinan dan inovasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas pengabdian serta menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara. Kami berharap seluruh personel mampu mengimplementasikan nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif kepada masyarakat,” ujarnya.

Upacara diakhiri dengan menyanyikan lagu mars Polda Sumatera Selatan serta penghormatan pasukan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga pasukan dibubarkan oleh komandan upacara. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda