Percepat Pembangunan Empat Flyover, Pemkab Muara Enim dan Pemprov Sumsel Perkuat Kerja Sama Lintas Sektor

1

MUARA ENIM, BERITAANDA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni M.Si memaparkan perkembangan percepatan pembangunan empat jalan layang (flyover) dalam rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru di Griya Agung, Kota Palembang, Kamis (8/10/2026).

Rapat tersebut membahas kesiapan lahan dan percepatan penyelesaian Dokumen Persiapan Pengadaan Tanah (DPPT) pada sejumlah perlintasan sebidang kereta api di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Dalam pemaparannya, Sumarni menjelaskan perkembangan terkini pembangunan keempat flyover tersebut. Untuk Flyover Ujan Mas (JPL 111) dan Flyover Gunung Megang 1 (JPL 104), proses finalisasi dan penyelesaian DPPT masing-masing ditangani oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Sementara itu, Flyover Gunung Megang 2 (JPL 106) masih menunggu kesepakatan antara PT KAI dan asosiasi pengusaha batu bara. Adapun Flyover Simpang Belimbing (JPL 99) saat ini berada pada tahap penunjukan konsultan penyusun DPPT oleh PT Bukit Asam.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan PT KAI, PT Bukit Asam, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta konsorsium pengusaha batu bara Sumatera Selatan.

Sumarni menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Selatan, BUMN, serta konsorsium pengusaha yang terus mendukung pelaksanaan proyek strategis tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan menjadi kunci untuk mengatasi berbagai kendala administratif maupun teknis di lapangan.

Ia berharap seluruh tahapan penyusunan DPPT dan pembebasan lahan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pembangunan fisik keempat flyover dapat segera dimulai dan ditargetkan rampung pada Desember 2027.

Pembangunan infrastruktur tersebut dinilai mendesak untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurai kemacetan yang kerap terjadi akibat tingginya frekuensi perjalanan kereta api logistik di wilayah Bumi Serasan Sekundang.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru menegaskan bahwa percepatan pembangunan keempat flyover membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pihak terkait. Ia mengarahkan agar penyelesaian dokumen administrasi dan DPPT dilakukan secara cermat dan tepat waktu tanpa mengganggu kelancaran kegiatan di lapangan.

Melalui koordinasi dan sinergi lintas sektor tersebut, pembangunan empat flyover di Kabupaten Muara Enim diharapkan dapat berjalan sesuai rencana dan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan di perlintasan sebidang kereta api, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda