PEP Ajak Wartawan Prabumulih dan Limau Kupas Tuntas Industri Hulu Migas

78
Sr Manager Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah memberikan kata sambutan Program KUPAT LIMAS

PRABUMULIH, BERITAANDA – PT Pertamina EP (PEP) kembali melaksanakan program Kupas Tuntas Industri Hulu Migas (KUPAT LIMAS) untuk insan media dari Kota Prabumulih, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Muara Enim, dan Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (16/6/2025) di Gedung Patra Ria.

Program KUPAT LIMAS pertama kali digelar pada Mei 2025 di Lapangan Adera, dan hari ini berlanjut di Lapangan Prabumulih dan Lapangan Limau. Selanjutnya, program ini akan menyasar Lapangan Pendopo, Ramba, dan OKRT dengan melibatkan media dari wilayah sekitar operasional.

Senior Manager Prabumulih Field Muhammad Luthfi Ferdiansyah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis atas dukungan terhadap kinerja PEP. Menurutnya, KUPAT LIMAS bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana membangun pemahaman yang utuh tentang proses industri hulu migas.

“Sesuai Asta Cita yang dicanangkan Presiden RI, Pertamina sebagai BUMN energi dituntut mendukung ketahanan energi nasional. Melalui program ini, kami ingin memberikan gambaran menyeluruh tentang proses kerja Pertamina untuk mencapai target produksi, serta tantangan-tantangan yang kami hadapi. Kami juga berharap kegiatan ini mendorong rekan-rekan media untuk mengasah kompetensi dalam penulisan di bidang migas,” ujarnya.

Program kali ini menghadirkan sejumlah narasumber dari internal PEP diantaranya Martin Pasaribu selaku Assistant Manager Oil Production Prabumulih Field yang memaparkan profil PHR Zona 4, Bonus Setiawan selaku Assistant Manager Production Operation Limau Field yang memberikan pengenalan tentang energi fosil, Willem Komperi selaku Superintendent HSSE Prabumulih Field yang membahas aspek keselamatan kerja dan pentingnya perlindungan terhadap Objek Vital Nasional (Obvitnas).

Willem Komperi menekankan bahwa pengamanan fasilitas migas merupakan prioritas.

“Sebagai Obvitnas, fasilitas PEP mendapat pengamanan ketat dan melibatkan TNI-Polri. Kami akan menindak tegas segala bentuk gangguan seperti illegal tapping, sabotase, pencurian aset, hingga demonstrasi yang menghambat produksi, sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Prabumulih, Rian, turut mengapresiasi edukasi yang diberikan.

“Kami siap bersinergi dan mendukung penuh kegiatan Pertamina, khususnya di Regional Sumatera Zona 4. Kolaborasi ini sangat penting demi kelancaran operasional dan mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Foto Bersama KUPAT LIMAS Lapangan Prabumulih dan Limau

Tentang PHR Regional Sumatera Zona 4

PHR Regional Sumatera Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina yang mengelola tujuh wilayah kerja: Prabumulih, Limau, Adera, Pendopo, Ramba, Ogan Komering, dan Raja Tempirai. Wilayah ini tersebar di dua kota (Prabumulih dan Palembang) serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. Operasi PHR Zona 4 berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). (Adie)

Bagaimana Menurut Anda