KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Setelah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD Kayuagung akibat mengalami luka tembak yang dideritanya, jenazah Indra Oktomi (35) langsung dijemput pihak keluarganya untuk segera dikebumikan,Ahad (28/6/2020) siang.
Perlu diketahui, pria asal Desa Mangunjaya Kecamatan SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini tertembak karena nekat menabrakkan mobilnya ke gerbang utama Mapolres OKI. Lalu menerobos masuk dan juga menyerang seorang anggota piket jaga.
Atas ulahnya, setelah sempat berkelahi dan melukai tangan kanan anggota piket jaga yang diserangnya, pria berstatus duda anak satu ini walau diperingati agar menyerahkan diri, namun tetap melawan sehingga akhirnya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.
Kades Mangunjaya Kecamatan SP Padang OKI, Herman, saat dijumpai di Mapolres OKI saat dirinya dampingi Juandi (paman pelaku Indra Oktomi) untuk mengurus berkas kelengkapan pengambil jenazah keponakannya di RSUD Kayuagung tak banyak berkomentar.
“Kesini mengurus berkas untuk menjemput jenazah Indra. Selanjutnya dibawa ke rumah dan akan dimakamkan di Desa Mangunjaya. Almarhum ini punya anak satu yang kini berusia 9 tahun. Jadi statusnya duda, karena sudah 7 tahun bercerai dengan istrinya,” kata kades.
Almarhum keseharian punya usaha padi, juga lainnya. Dan perilaku Indra Oktomi di tengah masyarakat sangat bagus, baik dan tidak ada masalah apa-apa. Masih kata kades, kami tak menyangka ia (Almarhum – red) nekat berbuat seperti itu. Untuk mobil yang dibawa itu kendaraan milik pribadinya.
Juandi sang paman Indra Oktomi saat dibincangi mengatakan, baru-baru ini setahu kami belum pernah dia (Almarhum – red) terlibat masalah. Namun beberapa tahun lalu pernah terlibat perkelahian dengan warga. Tetapi mengenai pastinya kurang tahu, sebab kami jarang juga berkomunikasi.
“Dia nih jarang di rumah, kalau bertemu di jalan. Walau begitu, kami sangat prihatin atas kejadian ini dan tidak menyangka. Memang dia baru keluar, usai menjalani hukuman penjara tersandung kasus penganiyaan,” jelas Juandi seraya menyebut, Almarhum sifatnya agak pemarah.
Sementara itu, usai mendampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S, MM melihat jenazah pelaku Indra di RSUD Kayuagung, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy, SH SIK MM langsung menemui paman pelaku yang datang ditemani kades tersebut.
“Baik secara pribadi dan atas nama Polres OKI minta maaf, karena terpaksa menindak tegas keponakan bapak hingga akhirnya meninggal dunia,” ucap Kapolres OKI, lalu memberikan santunan kepada paman pelaku untuk membantu proses pemakaman keponakannya.
Tak hanya Kapolres OKI, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rudi Setiawan SIK SH MH yang turut datang ke Mapolres OKI menyampaikan permintaan maaf dan belasungkawa kepada paman pelaku, sebelum dirinya menyusul Kapolda bertolak kembali menuju Kota Palembang. (Iwan)






























