Pengedar Sabu di Betung Ditangkap Saat Transaksi, 16 Paket Diamankan

0

BANYUASIN, BERITAANDA – Polda Sumatera Selatan melalui Satresnarkoba Polres Banyuasin kembali menunjukkan respons cepat dalam memberantas peredaran narkotika. Kali ini, seorang pengedar sabu berhasil diringkus di wilayah Kecamatan Betung.

Tersangka berinisial MS (28), yang diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas, ditangkap dalam operasi tangkap tangan di sebuah rumah di Desa Bukit, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang menyebut rumah tersebut kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika.

Menindaklanjuti laporan itu, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian intensif. Setelah memastikan keberadaan target, petugas bergerak cepat melakukan penindakan.

Saat digerebek, tersangka tidak dapat mengelak dan langsung diamankan di lokasi. Polisi kemudian melakukan penggeledahan badan dan tempat kejadian yang disaksikan warga setempat.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 16 paket sabu dengan berat bruto 7,66 gram. Selain itu, turut diamankan satu unit timbangan digital, dua sekop dari pipet plastik, sejumlah plastik klip kosong, serta perlengkapan pengemasan lainnya.

Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa tersangka berperan sebagai pengedar aktif yang secara rutin mengemas dan mendistribusikan narkotika.

Atas perbuatannya, MS dijerat Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan KUHP terbaru, dengan ancaman hukuman pidana berat.

Kapolres Banyuasin Risnan Aldino menegaskan keberhasilan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat.

“Informasi dari warga sangat membantu. Begitu laporan diterima, kami langsung bergerak cepat hingga pelaku berhasil diamankan dalam kondisi tertangkap tangan. Kasus ini akan terus kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberantas narkotika.

“Tidak ada tempat aman bagi pelaku narkoba di Sumatera Selatan. Rumah yang dijadikan lokasi transaksi pun akan kami tindak tegas. Kami mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan,” tegasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda