TAPANULI SELATAN, BERITAANDA – Pendiri Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Tapanuli Selatan, H. Syahrul M. Pasaribu, kembali menyerukan pentingnya dukungan masyarakat kepada pemerintah daerah dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Seruan tersebut disampaikan Syahrul dihadapan ribuan jamaah pada dua pengajian akbar BKMT yang digelar di Kecamatan Arse dan Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Ahad (25/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) saat ini tengah berkonsentrasi pada proses pemulihan di 14 dari 15 kecamatan yang terdampak banjir dan longsor.
Syahrul menegaskan bahwa dukungan masyarakat sangat dibutuhkan demi mempercepat proses pemulihan tersebut.
“Kondusivitas daerah, persatuan, gotong royong, dan kebersamaan berlandaskan dalihan na tolu itulah yang dibutuhkan saat ini,” ujar mantan Bupati Tapsel dua periode (2010–2015 dan 2016–2021) itu.
Syahrul kembali mengingatkan bahwa pada 25 November 2025, sebanyak 13 kecamatan di Tapsel diterjang banjir dan longsor, sementara dua kecamatan, yakni SDH dan Aek Bilah, selamat dari musibah.
Namun sebulan kemudian, tepatnya pada 26 Desember 2025, Kecamatan SDH ikut terdampak sehingga jumlah kecamatan yang terdampak meningkat menjadi 14 kecamatan, menyisakan Aek Bilah sebagai satu-satunya kecamatan yang tidak terkena bencana, meski turut merasakan dampaknya.
Mengingat besarnya tantangan tersebut, Syahrul mengajak jamaah untuk mendoakan para pemimpin daerah.
“Mari kita doakan Bupati Tapsel Gus Irawan dan Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga agar tetap sehat. Hampir setiap hari mereka turun ke 14 kecamatan terdampak untuk memastikan kebutuhan warga, terutama di pengungsian, terpenuhi,” ucapnya.
Syahrul menambahkan bahwa Bupati juga bekerja tanpa mengenal waktu demi percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak.
Perjuangan pemerintah daerah bersama masyarakat turut menarik perhatian pemerintah pusat. Bahkan, pada malam pergantian tahun 2025–2026, Presiden RI Prabowo Subianto memilih bermalam di salah satu titik bencana di Kecamatan Batang Toru sebagai bentuk perhatian langsung terhadap kondisi Tapsel.
Pada pengajian akbar BKMT SDH yang digelar di Kelurahan Pasar Sipagimbar, Wakil Bupati Jafar Syahbudin Ritonga hadir dan menyampaikan apresiasi mendalam atas kekompakan masyarakat Tapsel dalam menghadapi bencana.
“Pak Bupati sering menyampaikan kepada saya betapa bangganya beliau. Masyarakat Tapsel sangat kompak dan sabar, nyaris tidak ada keluhan berarti selama proses penanganan bencana,” ungkap Jafar.
Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan warga serta kembali meminta agar para pemimpin daerah selalu didoakan.
Dalam pengajian akbar BKMT Arse, Syahrul juga memimpin pembacaan talbiyah bersama jamaah. Kehangatan hubungan antara Syahrul dan warga Arse telah terjalin lama, terlebih ia merupakan anggota kehormatan Koperasi Mawaddah BKMT Arse.
Seperti kebiasaannya, Syahrul kembali menunaikan iuran wajib anggota sebesar Rp2 juta, sebagaimana yang selalu ia lakukan dalam setiap pengajian bulanan BKMT Arse yang ia hadiri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Tapsel, Syawal Pane, yang juga mengajak jamaah untuk terus mendoakan Bupati Gus Irawan dan Wakil Bupati Jafar agar diberi kekuatan dalam memulihkan Tapsel pascabencana. [Anwar]





























