NIAS-SUMUT, BERITAANDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias menggelar apel coklit serentak pemilihan bupati dan wakil bupati yang dilaksanakan di lapangan Beringin Hiliweto Gido Kabupaten Nias, Sabtu (18/7/2020).
Pelaksanaan apel coklit serentak di Kabupaten Nias ini dibagi tiga zona, yaitu zona 1 dilaksanakan di lapangan Beringin Kecamatan Gido diikuti penyelenggara dari Kecamatan Gido, Kecamatan Mau, Sogae’adu dan Kecamatan Somolo-molo. Untuk Zona 2 dilaksanakan di Kecamatan Idanogawo, diikuti dari Kecamatan Idanogawo, Ulugawo dan Bawolato. Sedangkan untuk Zona 3 dilaksanakan di Kecamatan Hiliduho diikuti Kecamatan Hiliduho, Hiliserangkai dan Botomuzoi.
Apel yang dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Nias Firman Mendrofa, SE tersebut dihadiri Komisioner KPU Nias, man Murni Telaumbanua, Ketua Bawaslu Kabupaten Nias, Kapolsek Gido, Koramil 03 Gido, Bupati Nias diwakili, PPK, PPS dan PPDP se-Kabupaten Nias.
Ketua KPU Kota Kabupaten Nias Firman Mendrofa mengatakan bahwa apel coklit serentak yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat kalau pencoklitan data pemilih pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nias tahun 2020 telah dimulai.
“Kita akan turun ke lapangan dan mendatangi setiap rumah warga untuk melakukan pencoklitan data pemilih. Dan kepada masyarakat agar menyiapkan datanya seperti KTP dan kartu keluarga yang akan dicocokkan dan didata oleh PPDP,” ujarnya.
Selanjutnya, Firman Mendrofa berharap kepada pihak pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda serta seluruh stakeholder untuk menginformasikan dan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat bahwa pencoklitan data pemilih adalah untuk mensukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nias tahun 2020.
“Kita berharap dukungan dan bantuan dari seluruh stakeholder untuk membantu kami sebagai penyelenggara dalam melakukan pencoliktan data pemilih di lapangan agar berjalan aman dan lancar, karena kadang masih ada masyarakat kita di desa yang tidak mau didata dan tidak mau menunjukkan data-datanya kepada petugas yang mendata,” ungkapnya.
Firman Mendrofa mengimbau penyelenggara mulai dari tingkat PPDP, PPS dan PPK di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Nias untuk mengawal dan benar-benar melakukan pendataan secara akurat sehingga menghasilkan data yang valid dan berkualitas.
“Untuk mensukseskan pilkada tahun 2020 ini, kita mengharapkan seluruh penyelenggara mulai dari PPDP, PPS dan PPK untuk benar-benar melakukan validasi data secara akurat dengan cara cek nama dan tempat tinggalnya sesuai KTP, mencoret nama yang sudah meninggal, tidak ditemui di desa, telah pindah domisili, yang sudah menjadi TNI / Polri dan orang yang kurang waras,” paparnya. (Ganda)






























