Pemulihan Jaringan Signifikan, Lebih dari 90 Persen BTS Indosat di Aceh Kembali Beroperasi

28

ACEH TAMIANG, BERITAANDA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) terus mempercepat pemulihan layanan jaringan telekomunikasi di wilayah Provinsi Aceh pascabanjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Aceh telah mencapai 92 persen. Capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk senantiasa hadir mendampingi masyarakat, mulai dari masa tanggap darurat hingga fase pemulihan, dengan memastikan konektivitas tetap terjaga sebagai elemen penting dalam mendukung koordinasi, akses informasi, dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

EVP–Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio menyampaikan, bahwa konektivitas memegang peran krusial dalam situasi darurat.

“Indosat bergerak cepat bersama para pemangku kepentingan untuk memastikan jaringan kembali berfungsi dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Saat ini, sebagian besar wilayah terdampak di Aceh, termasuk Aceh Tamiang, telah kembali terlayani. Kami akan terus mempercepat pemulihan hingga seluruh jaringan pulih sepenuhnya,” ujarnya.

Dalam proses pemulihan, Indosat melakukan berbagai langkah teknis secara menyeluruh. Upaya tersebut meliputi penggantian perangkat jaringan yang terdampak banjir, perbaikan jalur transmisi serat optik yang terputus, serta pemasangan sumber daya cadangan seperti genset dan baterai.

Untuk menjaga konektivitas di wilayah yang belum terhubung dengan jaringan serat optik, Indosat juga menyediakan alternatif transmisi melalui satelit link.

Selain penguatan infrastruktur, Indosat menambah jumlah personel teknis di seluruh lokasi terdampak, baik dari internal perusahaan maupun mitra dalam ekosistem Indosat. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), BNPB, serta pemerintah daerah setempat guna memperoleh prioritas pasokan bahan bakar dan dukungan pembukaan akses ke wilayah yang sempat terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan, Indosat menempatkan tim siaga di lokasi-lokasi strategis seperti bandara, terminal, stasiun, rumah sakit, dan area pengungsian. Selain itu, Posko Pemantauan (Command Center) tetap dioperasikan secara terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh untuk mendukung seluruh tim di lapangan.

Seiring dengan pemulihan jaringan, Indosat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan Indosat SIGAP turut menjalankan berbagai inisiatif bantuan kemanusiaan.

Indosat menghadirkan Posko Dapur Umum di sejumlah titik rawan terdampak, dengan fokus utama di wilayah Aceh, meliputi Kampung Durian (Aceh Tamiang), Geulanggang Rayeuk (Bireuen), serta Panti Asuhan Darul Aitam di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Posko serupa juga beroperasi di Langkat (Sumatra Utara), serta Kota Padang dan Kabupaten Agam (Sumatra Barat).

Menyesuaikan kebutuhan di lapangan, jumlah posko dioptimalkan dari rencana awal 10 menjadi 9 titik, dengan prioritas utama di wilayah Aceh. Kapasitas bantuan ditingkatkan hingga ribuan porsi makanan per hari, serta dilengkapi pembangunan sumur bor di Aceh Tamiang untuk mendukung ketersediaan air bersih dan pemulihan berkelanjutan.

Ke depan, Indosat berkomitmen menuntaskan pemulihan jaringan secara menyeluruh melalui penguatan infrastruktur, penambahan sumber daya pendukung, serta koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

Indosat memastikan layanan komunikasi yang tangguh dan responsif agar masyarakat tetap dapat terhubung kapan pun dan di mana pun, termasuk dalam situasi darurat. (*)

Bagaimana Menurut Anda