Pemkab Tapsel Tanamkan Kekompakan Lewat Pengajian BKMT

168

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) menegaskan bahwa seorang pemimpin itu harus merubah pola lama dalam memimpin suatu daerah. Pemimpin harus bisa mentranformasikan kekompakan di tengah masyarakat demi terciptanya suasana baik.

“Setiap dari kita adalah pemimpin, paling tidak bagi diri sendiri. Mari tularkan keharmonisan sekaligus terus tingkatkan,” kata Syahrul, Ahad (1/3/2020), saat berbicara di pengajian akbar BKMT Marsada di Kampung Langsar, Desa Paran Dolok Mardomu, Kecamatan Sipirok.

Tidak kalah penting lagi, kata bupati, di bidang spritual yang intinya adalah membangun dunia keagamaan. Hal itu selaras dengan UUD 1945 yang menyebutkan membangun Indonesia seluruhnya, membangun masyarakat Indonesia seutuhnya melalui pembangunan keagamaan.

“Dan salah satu metode pembangun spritual keagamaan yang kita lakukan adalah melalui pengajian akbar yang secara rutin dan berkala kita gelar dalam sebulan sekali. Alhamdulillah, hal ini telah berjalan dengan baik karena diikuti 24.511 ribu jamaah dari 212 desa dan 36 kelurahan di 15 kecamatan,” tuturnya.

Dari kajian kegiatan keagamaan ini, ungkap dia, jamaah mendapat kajian hablum minallah dari perspektif agama, begitu juga dalam kehidupan sehari-hari yang disebut hablum minannas. Maka itu, bupati selalu meminta keterlibatan setiap pejabat agar mengikuti acara seperti ini.

Sementara itu, Camat Sipirok Sardin Hasibuan mengingatkan kepada masyarakat agar turut berpartisipasi dalam mensukseskan sensus penduduk tahun 2020. Ada dua jenis sensus yaitu melalui online dan melalui petugas yang turun langsung ke rumah warga.

“Jumlah penduduk dengan pembangunan ialah semakin banyak penduduk, semakin banyak pula kucuran dana yang dikeluarkan. Maka itu, masyarakat diminta segera lakukan perbaikan data keluarga dan sensus online yang akan berakhir 31 Maret nanti,” pesannya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda