Pemkab Sergai Dukung Program Pemerintah Pusat

135

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Wakil Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menghadiri acara rapat target dan percepatan kegiatan tanam pangan tahun 2020, di Hotel Garnd Marcure Jl. Sutomo No.1 Kota Medan, Jumat (13/3/2020).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) yang diwakili Asisten II Arsyad Lubis, bupati/walikota se-Sumut, para Kepala OPD Provinsi Sumut dan kabupaten/kota, serta kelompok tani dan kelompok ternak dan undangan lainnya.

Wabup menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu, Sergai telah melaunching program pemerintah pusat yaitu sapi, kerbau komoditas andalan negeri (sikomandan) dan panen pedet (anak sapi) yang langsung dihadiri oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, di Komplek Masjid Agung Sergai.

“Pada acara launching tersebut, Pemkab Sergai menghadirkan sebanyak 1.000 dari 6.000 pedet hasil peternakan di Kabupaten Sergai. Hal tersebut merupakan bentuk dukungan Pemkab Sergai terhadap program pemerintah pusat dalam hal mempercepat jumlah populasi sapi, kerbau maupun kambing di Tanah Bertuah Negeri Beradat,” jelas dia.

Sementata Kepala Badan Karantina Pertanian Dr. Ali Jamil, MP, Ph.D mengatakan, Indonesia masih kekurangan pasokan daging sapi dan kerbau.

“Daging kita masih kurang dalam tingkat nasional, maka kita impor daging kerbau dari India. Dan daging sapi kita juga harus impor,” terangnya.

Berdasarkan arahan Presiden, Menteri Pertanian memiliki program dalam dua tahun kedepan, seperti satu juta sapi se-Indonesia terhitung mulai hari ini.

“Untuk itu, saya menghimbau kepada para bupati dan walikota se-Sumut untuk memanfaatkan program satu juta sapi se-Indonesia, sehingga meningkatkan produksi daging di Indonesia, khususnya di Sumut,” jelasnya.

Dalam gelaran tersebut dilakukan penandatanganan pakta integritas pelaksanaan program dan kegiatan utama tahun 2020 bersama Pemerintah Provinsi Sumut, kabupaten/kota, Kepala BPP, Kepala BP3K dan Kepala Kostratani Provinsi Sumut.

Adapun program utama yang tertuang dalam fakta integritas tersebut diantaranya, mendukung  penyelenggaraan komando sinergi pembangunan pertanian (konstratani) di tingkat kecamatan, kostrada tingkat kabupaten/kota dan konstrawil di tingkat provinsi. Kemudian, bersedia melaksanakan gerakan tiga kali lipat ekspor (gratieks) periode 2020-2024 dan mendukung kegiatan pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bidang pertanian. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda