PDP Positif Covid-19 Tebing Tinggi, Tidak Terdata di Sidimpuan

2197

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Santer disebut punya riwayat perjalanan dari wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), warga Tebing Tinggi yang dinyatakan positif corona virus disease (Covid-19) ternyata tidak terdata di Kota Padangsidimpuan.

“Setelah kita periksa catatan data pelaku perjalanan, nama pasien dalam pengawasan (PDP) yang kini dirawat di Rumah Sakit GL Tobing Tanjung Morawa itu sama sekali tidak ada,” kata Ketua Gugus Tugas PP Covid-19 Irsan Efendi Nasution, Selasa (14/4/2020).

Namun demikian, pihaknya tetap melakukan pengembangan terhadap kabar dan informasi yang berkembang. Setelah itu barulah diketahui bahwa oknum berusia 44 tahun itu benar datang dan tinggal beberapa hari di Sidimpuan pada akhir bulan Maret kemarin.

Hanya saja, warga Kota Tebing Tinggi itu tidak melaporkan kedatangan dan keberadaannya ke Posko Gugus Tugas PP Covid-19 di kantor Walikota Padangsidimpuan. Saat ini petugas sedang melakukan penjaringan dan pemetaan kemana dan siapa saja yang ditemuinya.

“Disinilah pentingnya peran aktif masyarakat memantau setiap pelaku perjalanan yang datang dan tinggal di lingkungannya. Minta mereka melapor ke Posko Gugus Tugas atau kepala lingkungan dan lurah. Sehingga jika terpapar Covid-19, segera terjaring siapa saja yang berinteraksi dengannya,” sebut Irsan.

Informasi dihimpun di lapangan menyebutkan, oknum PDP positif Covid-19 itu seorang warga turunan yang berprofesi sebagai sales obat-obatan medis. Namun tidak terikat pada satu merek perusahaan (freelance).

Sejumlah sales obat yang dihubungi wartawan mengungkapkan, di Padangsidimpuan, oknum dimaksud hanya menjul obat-obatan ke beberapa apotik dan toko obat. Artinya, tidak berlangganan dengan praktek dokter maupun klinik.

“Dia itu freelance yang hanya menjual obat ke apotik dan toko obat. Sesama sales obat, kita kenal lah dengan dia. Tapi tidak menyangka kalau dia itu terpapar virus corona,” kata sales obat yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Informasi lainnya menyebutkan, selama di Padangsidimpuan, PDP yang dinyatakan positif itu tinggal sementara atau kost di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Tidak jauh dari rumah PDP 01 yang meninggal kemarin.

“Setahu kita, dia kost di sana. Tetapi bukan berarti dia itu terpapar virus corona di Kota Padangsidimpuan. Sebab, dalam pemberitaan di media disebutkan bahwa dia juga melakukan perjalanan ke Rantau Prapat Kabupaten Labuhan Batu,” kata sumber yang lain. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda