Pasien Positif Covid-19 di OKI Kembali Bertambah 2 Orang

222

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus meningkat, dan hingga hari ini bertambah dua (2) orang. Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 OKI, Iwan Setiawan SKm M.Kes, Rabu (6/5/2020).

“Hari ini ada penambahan dua kasus positif, yaitu kasus 203 inisial MI, pria usia 31 tahun warga Pedamaran berstatus masih penyelidikan. Dan kasus 204 inisial A, perempuan usia 35 tahun berprofesi sebagai tenaga kesehatan warga Kecamatan Kayuagung. Statusnya juga dalam penyelidikan,” kata Iwan.

Menurut Iwan, untuk kasus 203 berdasarkan laporan dari hasil swab sample satu negatif, sample dua positif. Sedangkan pasien 204 sample satu positif, sample dua belum dilampirkan. Sehingga masih perlu kajian lebih dalam.

“Kedua pasien ini dalam keadaan sehat, tetap menjalankan aktifitas. Dan terhadap kedua pasien ini diminta untuk melakukan isolasi mandiri serta tetap kita lakukan upaya-upaya untuk memutus mata rantai Covid-19 dengan melakukan kontak tracking terhadap dua pasien tersebut,” tandas Iwan.

Selain penambahan pasien positif corona tersebut, kata Iwan lagi, tim Gugus Tugas Covid-19 OKI juga mengumumkan satu pasien yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 telah meninggal dunia.

“Adapun pasien yang meninggal dunia itu adalah kasus nomor 173 dengan jenis kelamin laki-laki berinisial MN umur 75 tahun warga Kecamatan Mesuji, meninggal pada subuh kemarin. Sementara untuk pemakamannya dilaksanakan sesuai protokol Covid-19,” ungkap Iwan.

Kata dia lagi, pasien ini sudah menderita sakit menahun dengan keluhan komplikasi darah tinggi dan pada usia ini sangat berisiko jika terpapar.

“Mari kita doakan semoga almarhum diterima disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan,” kata dia.

“Saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten OKI berjumlah 11 orang, sembuh 2 orang, meninggal 1 orang dan sisanya masih dalam perawatan,” tambah Iwan.

Oleh karena itu, sambung Iwan, kita imbau kepada masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan dengan cara memakai masker, mencuci tangan, menghindari stress, serta mengurangi aktifitas di luar rumah.

“Dengan upaya pencegahan secara sinergis, kita berharap penyebaran virus corana bisa ditekan,” jelas Iwan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda