Minim Perhatian, Prestasi Atlet Renang Sidimpuan Terancam Redup

599

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Minimnya perhatian pihak berkompeten terkait kebutuhan atlet cabang olahraga renang Kota Padangsidimpuan dikhawatirkan dapat meredupkan prestasi para atlet.

Mereka terancam gagal ukir prestasi di Pekan Olahraga Pelajar Daerah Sumatera Utara (Popdasu) di Labuhanbatu, dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Palembang, Sumsel, bulan Juni mendatang.

“Banyak atlet yang tergabung di Bunda Swimming Club (BSC) telah mengukir prestasi membawa nama Kota Padangsidimpuan di event nasional hingga tingkat internasional. Tapi itu luput dari perhatian,” keluh Sugianto, salah satu orang tua atlet, Ahad (22/3/2020).

Sejauh ini, tegas dia, ada banyak atlet dari Kota Padangsidimpuan, khususnya cabang olahraga renang belum diperhatikan secara serius oleh pemerintah serta organisasi PRSI. Sugianto akui merasakan betul akan perlakuan tersebut.

Senada, Khaidir Parinduri, orang tua dari atlet Atika Zahra membenarkan itu. Torehan restasi putrinya seperti raihan medali emas pada event O2SN tahun 2016, 2018, dan 2019, ternyata tidak menjadi sebuah pertimbangan.

“Di event Popdasu 2018, anak saya juga berhasil meraih dua emas, dua perak, tahun 2016 dapat perak. Alhamdulilah, semua menggunakan dana pribadi untuk menorehkan prestasi itu tanpa adanya partisipasi pihak lain,” keluhnya.

”Gimanalah bagaimana supaya anak senang, membahagiakan anak juga, dan itu berhasil melalui pelatihan dan bimbingan dari BSC, semua campur tangan dari pelatih yang tergabung di BSC,” ujarnya lagi.

Belum lagi, kata Khaidir, torehan prestasi di Kerjurda tingkat Provinsi Sumut berhasil meraih 8 emas, dan 4 perak pada tahun 2018, anaknya ikut bertanding di antar club renang se-Sumatera Utara.

“Harapan kami dari orang tua atlet, seyogyanya pemerintah dan induk renang lebih memperhatikan lagi nasib para atlet yang berhasil menorehkan prestasi dan membawa nama daerah,” tutur Latif Lubis, orang tua Nadyn.

Ketiganya sependapat, sudah semestinya pemangku kebijakan cabang olahraga renang di Kota Padangsidimpuan menyediakan sarana prasarana kolam renang sesuai standar. Baik dari segi suhu, ukuran lintasan dan kadar air.

Terpisah, Ketua KONI Kota Padangsidimpuan Syaiful Jamil menyayangkan hal itu. Ke depan, pihaknya siap menyuarakan kebutuhan para atlet renang agar lebih memadai atau terpenuhi. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda