Massa FKPP Sampaikan Tuntutan ke PHR Zona 4, Aksi Berjalan Tanpa Ricuh

49

PRABUMULIH, BERITAANDA — Aksi unjuk rasa yang digelar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Pemuda Prabumulih (FKPP) di depan Kantor Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, Rabu (12/11/2025), berlangsung aman dan kondusif.

Sekitar 25 orang massa FKPP mendatangi area depan Kantor Zona 4, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Muntang Tapus, Kecamatan Prabumulih Barat, sekitar pukul 09.30 WIB. Aksi tersebut dipimpin oleh Romli alias Chalik bersama Kiki Radito sebagai koordinator lapangan.

Dalam aksinya, mereka menyampaikan beberapa tuntutan kepada manajemen PHR Zona 4, antara lain permintaan agar tenaga kerja TKJP atau kontrak diangkat menjadi karyawan tetap. Massa juga menyoroti keberadaan tangki produksi migas yang dinilai terlalu dekat dengan permukiman warga, serta menagih realisasi kesepakatan sebelumnya dengan pihak perusahaan.

Namun, situasi sempat memanas ketika massa aksi mendekat ke pagar depan kantor sambil membawa sound system. Petugas keamanan yang dipimpin Officer Security Sali Hidayat, dibantu Staf Security Kapten Inf Ade Webysana serta tim BKO Security Zona 4, langsung mengambil langkah persuasif untuk mengendalikan situasi.

Menurut Sali Hidayat, tindakan yang dilakukan pihak keamanan bukanlah bentuk intimidasi, melainkan upaya penegakan aturan sesuai ketentuan yang berlaku di area objek vital nasional.

“Kami hanya menegakkan aturan. Berdasarkan regulasi, unjuk rasa tidak boleh dilakukan di dalam atau di depan area objek vital nasional, minimal harus berjarak 500 meter. Kami hanya menggeser sound system dan mengimbau massa untuk tidak melakukan aksi terlalu dekat pagar kantor,” jelasnya.

Koordinasi juga dilakukan dengan pihak Polres Prabumulih untuk memastikan situasi tetap kondusif. Setelah menyampaikan orasi dan menyerahkan surat tuntutan kepada pihak keamanan PHR Zona 4, massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 11.00 WIB.

Sali menegaskan bahwa selama aksi berlangsung tidak ada tindakan kekerasan maupun intimidasi terhadap peserta aksi. Semua langkah yang dilakukan semata-mata untuk menjaga keamanan lingkungan kerja serta menghormati ketentuan hukum yang berlaku.

“Aksi berlangsung tertib. Tidak ada benturan, tidak ada intimidasi. Kami tetap menghargai hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, selama dilakukan sesuai aturan,” tegasnya.

Hingga siang hari, situasi di sekitar Kantor PHR Zona 4 terpantau aman dan terkendali. Petugas keamanan dan aparat kepolisian tetap siaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda