Mantan Ketua DPRD OKI Abdiyanto Berlabuh ke PSI

433

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Dinamika politik di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menghangat. Salah satu tokoh politik lokal yang cukup dikenal, Abdiyanto, resmi berpindah haluan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Langkah politik tersebut menandai babak baru dalam perjalanan Abdiyanto, sosok yang selama ini dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia legislatif maupun dalam kontestasi politik daerah.

Abdiyanto bukanlah figur asing di panggung politik OKI. Ia pernah memimpin DPC PDIP OKI, serta menjabat sebagai Ketua DPRD OKI periode 2019–2024. Posisi strategis itu menempatkannya sebagai salah satu aktor penting dalam proses pengambilan kebijakan daerah.

Selama memimpin DPRD OKI, nama Abdiyanto kerap mencuat dalam berbagai pembahasan krusial, mulai dari isu pembangunan daerah, penganggaran, hingga dinamika politik lokal yang berkembang di OKI.

Tak hanya berkutat di legislatif, Abdiyanto juga aktif dalam kontestasi politik eksekutif. Pada Pilkada OKI 2018, ia maju sebagai calon bupati yang diusung oleh PDIP. Meski belum berhasil memenangkan kontestasi, langkah tersebut menunjukkan ambisinya untuk terlibat langsung dalam kepemimpinan pemerintahan daerah.

Perjalanan politiknya berlanjut pada Pilkada 2024, ketika PDIP kembali mengusung Abdiyanto, kali ini sebagai calon wakil bupati (cawabup). Keterlibatannya dalam dua momentum Pilkada berbeda menegaskan bahwa Abdiyanto tetap menjadi bagian penting dari dinamika politik OKI, meskipun hasil kontestasi belum berpihak kepadanya.

Perpindahan Abdiyanto ke PSI semakin menguat setelah namanya tercantum dalam jajaran kepengurusan partai tersebut.

Dilansir dari TribunSumsel.com, Abdiyanto tercatat bergabung dalam struktur kepengurusan DPW PSI Sumatera Selatan yang diketuai oleh Heri Amalindo, mantan Bupati PALI. Dalam struktur tersebut juga tercantum nama Erwin selaku mantan anggota DPRD Sumsel, serta Toni yang merupakan mantan anggota DPRD Kota Palembang.

Keputusan Abdiyanto bergabung dengan PSI pun menjadi sorotan. Perpindahan dari PDIP, partai besar dan mapan, ke PSI yang dikenal sebagai partai muda dengan semangat perubahan serta dipimpin oleh Kaesang Pangarep, putra Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, dinilai sebagai langkah strategis sekaligus bentuk adaptasi terhadap arah politik baru.

Menanggapi adanya kader yang berpindah ke partai lain, Ketua DPC PDIP OKI, Febriansyah Wardana, ST, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD OKI, membenarkan adanya informasi kepindahan tersebut.

“Iya, informasinya pindah partai, tapi sampai saat ini belum ada konfirmasi langsung ke partai dan belum mengembalikan kartu tanda anggota (KTA) ke sekretariat,” ujar Febriansyah, Sabtu (24/1/2026).

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Abdiyanto belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon selulernya juga belum mendapatkan respons.

Langkah politik ini kembali menegaskan bahwa peta politik daerah bersifat dinamis. Perpindahan haluan bukan semata soal partai, melainkan juga mencerminkan pilihan visi, strategi, serta ruang aktualisasi yang ingin ditempuh seorang tokoh politik.

Bergabungnya Abdiyanto ke PSI diyakini akan memberikan warna baru, baik bagi internal partai maupun konstelasi politik di Kabupaten OKI ke depan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda