Latihan Mountaineering dan CQB, Asah Kemampuan Tempur Prajurit Batalyon Infanteri 10 Mar/SBY

640

BATAM-KEPRI, BERITAANDA – Dalam rangka mengasah naluri tempur dan profesionalisme prajurit, Ton Pursus Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bumi Yudha (SBY) melaksanakan latihan mountaineering dan CQB (Close Quarter Battle) atau yang disebut juga dengan PJD (pertempuran jarak dekat) yang dipimpin Serka Mar Marine Simanjuntak, bertempat di Kesatrian Yonif 10 Mar/SBY, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (4/6/2020).

“Kegiatan ini merupakan rangkaian latihan Ton Pursus Batalyon Infanteri 10 Marinir/SBY guna meningkatkan kemampuan tempur perorangan maupun kelompok melalui kerjasama tim,” terang Danyonif 10 Mar/SBY Letkol Mar Alim Firdaus SH M.Tr.Hanla MM.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa CQB/PJD adalah latihan wajib bagi prajurit modern saat ini, karena dinamika perkembangan situasi dan kondisi berupa perubahan ancaman serta model peperangan yang sebelumnya bertempur secara konvensional di wilayah yang cenderung terbuka, kemudian mengarah ke pertempuran kota (urban warfare ).

“Salah satu contoh konkrit pelaksanaan PJD/CQB adalah saat pelaksanaan operasi pembebasan sandera di dalam gedung bertingkat. Diharapkan seluruh prajurit Yonif 10 Mar/SBY umumnya dan Ton Pursus Yonif 10 Mar/SBY khususnya, bisa melaksanakan dengan maksimal, baik secara teori maupun praktek sehingga dapat mengimplementasikan kemampuannya dalam pelaksanaan tugas ke depan,” jelas dia.

Meskipun pandemi Covid-19 di Indonesia ini belum selesai, kata dia lagi, bukan sebuah halangan bagi prajurit Batalyon Infanteri 10 Marinir/SBY untuk senantiasa mengasah naluri tempurnya dengan melaksanakan latihan dengan sungguh-sungguh, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Dengan demikian, diharapkan prajurit Cheetah Malaka mampu serta selalu siap menghadapi dinamika perkembangan situasi di tapal batas NKRI,” pungkas dia. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda