Lantai Dua Gedung RSUD HM Rabain Muara Enim Nyaris Terbakar

93

MUARA ENIM, BERITAANDA – Aktivitas pelayanan RSUD HM Rabain Muara Enim mendadak heboh. Pasalnya, gendung lantai dua RSUD HM Rabain itu nyaris terbakar. Meski api tidak sempat meluas membakar gedung tersebut.

Diketahui kejadian kebakaran ini bersumber dari salah satu panel listrik yang berada di lantai dua yang terjadi pada Rabu (17/3) sekitar kurang lebih pukul 10.00 WIB. Akibat kebakaran tersebut, sebagian pasien, keluarga pasien, dan perawat yang berada di lantai dua kocar kacir berhamburan ke luar RSUD HM Rabain Muara Enim, guna menghindari kebakaran yang terjadi.

Wakil Direktur Administrasi RSUD HM Rabain Muara Enim Yusrizal mengatakan, saat ia sedang rapat tiba-tiba ada informasi asap keluar dari pintu-pintu. Diduga dari salah satu panel listrik penyebabnya.
“Kita meminta bantu pada pihak PLN, untuk segera mengatasi permasalahan ini. Agar pasien yang dievakuasi keluar RS yang ada di luar bisa kembali masuk ke RS,” harapnya.

Untuk jumlah pasien, kata Yuzrizal yang terpaksa dievakuasi keluar RS, belum didata secara pasti berapa jumlahnya. Namun, diperkirakan ada sekitar puluhan pasien yang sedang dirawat. “Jumlah pasien ada puluhan orang bersama pihak keluarga yang mendampingi,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Plt Sekda Muara Enim Drs. H. Emran Tabrani mengatakan, saat ini fokus melakukan pembersihan agar ruangan bisa kembali difungsikan. Dan, kedepan nanti dapat meningkatkan lagi pemeliharaan terhadap jaringan instalasi listrik di rumah sakit, karena sebagian besar kebakaran saat ini diduga disebabkan oleh konsleting listrik.

“Alhmdulillah hanya panel listrik yang terbakar dan tidak sampai ke ruangan lainnya,” kata dia.

Dijelaskannya, saat ini seluruh pasien sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa. Atas kejadian ini dapat menjadi pelajaran ke depan, agar pihak rumah sakit harus meningkatkan lagi pemeliharaan jaringan listriknya berupa kabel yang kemungkinan ada yang butuh pemeliharaan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak PLN Muara Enim untuk segera memperbaiki panen yang terbakar dan paling tidak untuk tindakan cepat terhadap blok-blok pasien dekat panel yang terbakar itu bisa diputus arusnya,” cetus dia.

Dengan demikian, jalur yang sudah diputus arusnya itu, arus listrik yang lain bisa dihidupkan kembali. Sehingga, pasien bisa dikembalikan ke ruangan rawat inap lagi.

Selain itu, pihak PLN Muara Enim Rizki Putra mengatakan, tindakan pertama pihaknya akan langsung ke lokasi mengecek panel yang terbakar tadi, dan memutus arus yang mungkin berbahaya yang terbakar bisa karena konsleting listrik. [Angga]

Bagaimana Menurut Anda